- Perubahan warna pisang menjadi cokelat disebabkan oleh reaksi enzim polyphenol oxidase dengan oksigen setelah dikupas.
- Pisang yang menghitam akibat oksidasi tersebut umumnya masih aman dikonsumsi jika tidak berbau busuk atau berlendir.
- Pencokelatan pisang dapat dicegah dengan mengupasnya langsung, memberi perasan jeruk, atau menyimpannya dalam wadah tertutup.
SuaraSumut.id - Pernah mengupas pisang yang masih terlihat segar, tetapi beberapa menit kemudian permukaannya berubah menjadi kecokelatan hingga menghitam? Kondisi ini cukup sering terjadi dan terkadang membuat orang ragu untuk memakannya.
Padahal, pisang yang cepat menghitam setelah dikupas tidak selalu menandakan buah tersebut sudah busuk. Perubahan warna ini umumnya terjadi akibat reaksi alami antara enzim di dalam buah dan oksigen di udara.
Meski demikian, penting untuk memahami penyebab pisang menghitam, cara memperlambat perubahan warnanya, serta tanda-tanda yang perlu diperhatikan untuk memastikan buah masih layak dikonsumsi.
Pisang termasuk buah yang mudah diolah dan dikonsumsi dalam berbagai kesempatan. Buah ini bisa dimakan langsung, dijadikan campuran oatmeal, dibuat jus, atau digunakan sebagai bahan berbagai hidangan. Karena itu, mengetahui cara menjaga pisang tetap segar setelah dikupas dapat membantu mengurangi pemborosan makanan di rumah.
Penyebab Pisang Cepat Menghitam Setelah Dikupas
Penyebab utama pisang berubah kecokelatan setelah dikupas adalah proses yang disebut enzymatic browning atau pencokelatan enzimatis.
Proses ini terjadi ketika jaringan buah mengalami kerusakan, misalnya akibat dikupas, dipotong, atau terbentur. Bagian dalam pisang yang sebelumnya terlindungi oleh kulit kemudian terpapar oksigen di udara.
Salah satu enzim yang berperan dalam proses tersebut adalah polyphenol oxidase (PPO). Enzim ini memicu reaksi kimia yang mengubah senyawa tertentu di dalam buah menjadi senyawa lain yang selanjutnya membentuk pigmen berwarna cokelat.
Akibatnya, permukaan pisang yang awalnya berwarna putih kekuningan perlahan berubah menjadi kecokelatan. Dalam kondisi tertentu, warna tersebut dapat terlihat semakin gelap.
Proses serupa juga dapat terjadi pada buah lain, seperti apel, pir, dan alpukat setelah dipotong atau dikupas.
1. Daging Buah Terkena Oksigen
Kulit pisang berfungsi sebagai pelindung alami yang membatasi kontak daging buah dengan lingkungan luar. Ketika kulit dilepas, permukaan buah langsung terpapar udara.
Semakin lama pisang dibiarkan dalam kondisi terbuka, semakin besar kesempatan terjadinya reaksi pencokelatan. Itulah sebabnya pisang yang dikupas jauh sebelum dimakan cenderung lebih cepat berubah warna dibandingkan pisang yang baru dikupas.
2. Pisang Terlalu Matang
Tingkat kematangan juga dapat memengaruhi kondisi pisang setelah dikupas. Pisang yang sangat matang umumnya memiliki tekstur lebih lunak sehingga lebih mudah mengalami kerusakan jaringan ketika dipotong atau ditekan.