SuaraSumut.id - Warga Tapanuli Tengah, Sumatera Utara digegerkan dengan kemunculan batu misterius yang diduga jatuh dari langit pada Sabtu (1/8/2020) sore.
Batu itu ditemukan oleh seorang pembuat peti jenazah bernama Josua Hutagalung yang merupakan warga Dusun Sitahan Barat, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang.
Josua lantas membagikan foto benda temuannya tersebut lewat Facebook pribadinya hingga viral di media sosial.
Lantaran dianggap fenomena langka, Josua mengaku ada orang menawar batu tersebut hingga Rp 200 juta.
Baca Juga: Habis Buron, Kameramen Youtuber Daging Kurban Sampah Edo Putra Ditangkap
"Kemarin sudah ada yang minta batu ini seharga Rp 200 juta," ujarnya seperti dikutip dari Antara.
Namun, Josua secara tegas menolak tawaran fantastis tersebut.
"Saya jawab batu itu gak dijual. Saya gak tau apakah mereka serius apa tidak," sambungnya.
Ia mengaku tidak akan menjual batu tersebut secara utuh apabila ada yang menawar dengan harga cocok karena ingin tetap menyimpannya batu tersebut.
"Kalau seumpamanya ada yang beli batu dengan harga lebih, hanya sebagian yang akan saya jual. Jadi kalau seutuhnya, saya tidak jual," ucap Josua.
Baca Juga: Meski Suket Bebas Covid-19 Ditiadakan, Masuk Makassar Wajib Pakai Masker
Josua melanjutkan, "Biar saya simpan saja, karena itu menjadi sejarah yang sangat berharga bagi kami".
Kronologi Penemuan Batu Misterius
Josua bercerita peristiwa batu misterius jatuh dari langit terjadi saat dirinya membuat peti mati.
Tiba-tiba, ia mendengar suara gemuruh dari langit yang sempat diduga warga sekitar suara petir.
Namun tak beberapa lama, kembali muncul suara benturan keras. Kali ini berasal dari sebuah benda yang menghantam rumahnya hingga mengakibatkan terjadinya getaran.
Josua yang merasa kaget lalu mengajak istrinya untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.
"Setelah kami lihat ke samping rumah, atap rumah kami bocor dan belobang bulat. Merasa penasaran, kami memeriksa samping rumah dan mendapati tanah sudah berlubang dengan kedalaman sekitar 15 cm atau sejengkal orang dewasa," ujarnya.
Pria itu kemudian menggali lubang tersebut. Tak disangka, ia mendapati bongkahan batu hitam yang masih panas dengan berat sekitar 2,2 kg.
Secara bersamaan, Josua merasa aneh lantaran area di sekitar batu tersebut kering. Padahal sebelumnya ada airnya.
"Kami yakin benda angkasa ini adalah sisa benturan meteor yang terjadi di angkasa dan jatuh ke bumi," tuturnya.
Pembuat peti jenazah itupun mengaku fenomena alam yang dialaminya dalah peristiwa langka. Ia pun meyakini kejadian itu merupakan sebuah pertanda baik.
"Kami yakini batu ini adalah pertanda baik bagi keluarga kami dan warga desa," ujarnya.
Berita Terkait
-
Resmi Dilantik Jadi Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu Dipuji Prabowo: Hebat Sekali Kamu
-
Dukungan PDIP Beralih, Kemenangan Masinton-Mahmud di Tapanuli Tengah Digugat Paslon Petahana
-
Rombongan Ketua NasDem Diserang Sejumlah Orang di Tapteng, Ada yang Kena Tikam
-
Ngaku Bajunya Dibuka Masinton, Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah Camelia Neneng Lapor ke Komnas Perempuan
-
Gagal Maju Pilbup Tapteng, Masinton PDIP Curhat di DPR: Petugas KPU Semena-mena, Begal Suara Rakyat!
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Gunungsitoli Diterjang Banjir, Ratusan Jiwa Terdampak dan Puluhan Rumah Terendam
-
Polres Padang Lawas Tes Urine Dadakan di Arus Balik Lebaran 2025, Ini Tujuannya
-
Pemprov Sumut Target Peremajaan Sawit Rakyat 11.000 Hektare, Ini Alasannya
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya