SuaraSumut.id - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara memulangkan sejumlah burung endemik liar ke Maluku. Total ada 14 burung yang dikembalikan ke habitat asalnya.
Burung-burung itu merupakan hasil dari penitipan Polrestabes Medan pada November 2018, operasi gabungan antara KKP Bea Cukai Belawan, Karantina Pertanian Belawan, dan Balai Gakkum Sumut pada April 2019.
Kepala BBKSDA Sumut, Hotmauli Sianturi menuturkan, 14 satwa liar tersebut terdiri dari enam ekor Kakak Tua Seram (Cacatua Molucensis), tujuh ekor Nuri Merah Maluku (Eos Bornea), dan satu ekor Nuri Sayap Hitam (Eos Cyanogenia).
"Sebelum dikembalikan ke Maluku, 14 satwa tersebut terlebih dahulu dirawat dan direhabilitasi (pemulihan kesehatan) di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang," ungkapnya seperti dikutip dari Antara, Kamis (13/8/2020).
Hotmauli menerangkan pengembalian ini merupakan bagian dari tanggung jawab BBKSDA Sumut dalam upaya pelestarian satwa liar dilindungi.
Sementara, pemberangkatan burung itu dilaksanakan pada Senin (10/8) atau bertepatan saat peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2020 Tingkat Sumatera Utara, di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.
Lebih lanjut, Hotmauli mengatakan satwa-satwa yang dikembalikan ke Maluku nantinya akan dilepasliarkan ke Taman Nasional Manusela.
Namun sebelumnya 14 ekor burung itu akan menjalani habituasi terlebih dahulu di BBKSDA Maluku
"BBKSDA Sumut berharap satwa yang dikembalikan dapat dilepasliarkan dan berkembang biak, sehingga menambah jumlah populasinya di alam," ujar Hotmauli, memungkasi.
Baca Juga: Peka Isu Lokal, Polres Tala Segera Proses Puluhan Tersangka Narkoba
Berita Terkait
-
Tak Tepat Sasaran! BGN Coret 1.653 Sekolah Elite dari Program MBG
-
Menyelam di Obi, Marischka Prue Terpukau Kejernihan Laut dan Karang yang Padat
-
WNA Thailand Diamankan Setelah 11 Tahun Tanpa Dokumen
-
Sampurna Mati Tragis, Pakar UGM Sebut Kematian Satwa Karhutla Cuma Sebagian Kecil Realita
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap
-
PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United
-
3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya
-
Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan
-
Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang