SuaraSumut.id - Seorang warga Medan berinisial EP (24) tega menganiaya ayah kandungnya sendiri hingga tewas.
Insiden tersebut terjadi di Jalan Pantai Timur, Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia, Senin (24/8/2020).
Kepala Lingkungan II, Kelurahan Cinta Damai, D. Herbert Sitorus mengatakan, kejadian ini bermula saat EP meminta ban becak motor (betor) milik ayahnya.
Namun permintaan tersebut tidak dikabulkan oleh sang ayah hingga membuat pelaku meradang.
"Entah untuk apa ban becaknya, entah dijual atau yang lain tapi gara-gara itu," ujar Herbert seperti dikutip dari Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Selasa (25/8).
Lantaran kesal permintaannya tak digubris, pelaku lalu memukuli ayahnya di depan pintu rumah mereka.
Warga yang mengetahui kejadian itu berusaha melerai, lalu membawa korban ke klinik terdekat untuk mendapat perawatan.
Nahas, nyawa korban tidak tertolong. Sementara EP sudah melarikan diri dari lokasi kejadian.
Selanjutnya jenazah korban disemayamkan di rumah. Pihak keluarga kemudian melaporkan aksi penganiayaan yang dilakukan oleh EP kepada pihak berwajib.
Baca Juga: Begini Hasil Tes Usap 15 Warga Batam Penjemput Paksa Jenazah Covid-19
"Pihak keluarga sepertinya menolak untuk diautopsi. Sudah melapor ke polisi, dan polisi juga sudah turun," sambung Herbert.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia Iptu Suyanto menerangkan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kronologi dan penyebab kematian korban.
"Untuk motifnya kita masih melakukan penyelidikan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Keluarga Merasa Janggal, Ekshumasi Jenazah Steven Sitorus di Toba Dilakukan
-
ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Flagship Baru untuk Profesional
-
Viral 'Rayap Besi' di Medan Nekat Tantang Polisi Duel, Tak Terima Ditegur Curi Kabel
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar