SuaraSumut.id - Bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi mendaftar ke KPU Kota Medan, Sabtu (5/9/2020).
Akhyar-Salman bersepeda diantar istri masing-masing dan pendukungnya. Mereka tiba sekitar pukul 09.50 WIB disambut salawat dan doa.
"Hari ini pasangan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi atau AMAN akan mendaftar, kita doakan semoga AMAN menang," kata seseorang yang memimpin doa di depan KPU Medan, Sabtu (5/9/2020).
Akhyar mengenakan kaus putih lengan panjang berkerah, celana jins, dan tengkuluk (topi khas Melayu berwarna hijau). Sedangkan Salman mengenakan kaus olahraga dan celana hitam.
Pasangan yang diusung PKS dan Partai Demokrat itu diantar pendukungnya dari kawasan Lapangan Merdeka, Medan.
Setelah menjalani protokol kesehatan, Akhyar dan Salman menuju meja pendaftaran untuk menyerahkan berkas.
Dokumen tersebut diterima oleh Ketua KPU Medan Agussyah R Damanik dan komisioner KPU lainnya untuk diverifikasi.
Puluhan personel kepolisian berjaga di seputar kantor KPU Medan. Pendukung dan relawan yang mengenakan kaus 'AMAN' tampak memadati seputaran lokasi pendaftaran.
Berkas Pendaftaran Lengkap
Baca Juga: Lakukan Hubungan Suami Istri Dengan Murid, Ibu Guru TU Terjerat Hukum
KPU Medan usia melakukan rapat pleno membacakan berkas berita acara. Berkas pencalonan pasangan Akhyar-Salman dinyatakan lengkap dan diterima.
Akhyar Nasution mengatakan, ia bersama Salman hadir sebagai pasangan calon di Pilkada Medan untuk mewakafkan diri mengabdi kepada warga Medan.
"Yang perlu diyakinkan kepada masyarakat bahwa Akhyar dan Salman telah mewakafkan diri untuk kota Medan. Itu yang kami akan lakukan," kata Akhyar.
Akhyar mengaku, ke depan akan membangun Kota Medan sesuai tradisi, kultur dan budaya masyarakat.
"Kami akan melakukan hal terbaik untuk Medan dengan tagline "Medan Cantik Berkarakter"," ujarnya.
Salman Alfarisi berharap, Pilkada 2020 ini akan menjadi wadah beradu gagasan untuk memperbaiki Kota Medan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas