- Bidang Propam Polda Sumut menjatuhkan sanksi demosi lima tahun kepada Brigadir Iman Harefa pada Jumat, 11 September 2026.
- Sanksi tersebut diberikan karena Brigadir Iman dinilai lalai menjaga senjata api miliknya hingga digunakan mantan istrinya, Winda Lorenza.
- Winda Lorenza ditemukan tewas akibat luka tembak di rumah Kompleks Bumi Asri, Medan Helvetia, pada Minggu, 2 Agustus 2026.
SuaraSumut.id - Proses pemeriksaan etik terhadap Brigadir Harefa terkait kasus kematian mantan istrinya, Winda Lorenza Gowasa, telah berujung pada pemberian sanksi disiplin.
Bidang Propam Polda Sumut menjatuhkan sanksi demosi selama lima tahun kepada personel Polsek Medan Sunggal tersebut.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, sidang terhadap Brigadir Iman telah digelar dan putusannya sudah ditetapkan.
"Dia (Brigadir Iman) dijatuhi hukuman demosi selama 5 tahun," katanya kepada SuaraSumut.id, Jumat (11/9/2026).
Selain demosi, Brigadir Iman sebelumnya juga telah menjalani penempatan khusus (patsus) di Propam Polda Sumut selama 30 hari. Masa patsus tersebut disebut menjadi bagian dari sanksi yang dijalani.
Menurut Ferry, sanksi demosi diberikan karena Brigadir Iman dinilai lalai dalam menjaga senjata api miliknya.
Senjata tersebut kemudian digunakan oleh Winda Lorenza yang ditemukan meninggal dunia di rumah yang berada di Kompleks Bumi Asri, Medan Helvetia, pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kasus tersebut kemudian berkembang dan menjadi perhatian publik, terutama setelah muncul sejumlah informasi di media sosial yang menyeret berbagai tudingan terhadap Brigadir Iman.
Diberitakan sebelumnya, hasil penyelidikan Polrestabes Medan menduga korban tewas diduga bunuh diri menggunakan senpi suaminya.
Namun, pihak keluarga tak percaya begitu saja dan kemudian resmi membuat laporan dugaan tindak pidana pembunuhan ke Polda Sumatera Utara, Jumat (7/8/2026).
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Kronologi Penembakan Maut di Deli Serdang: Mobil Dipepet hingga Korban Tewas Dibrondong Peluru
-
Cegah Penjarahan Meluas, Polda Sumut Kerahkan Brimob di Minimarket hingga Gudang Bulog!
-
Korban Tewas Banjir-Longsor di Sumut Tembus 176 Jiwa, Ratusan Masih Hilang
-
Modus Penipuan Berkedok Kerabat, OJK: Kerugian Masyarakat Tembus Rp 254 Juta
-
Tragis! Pelajar Kritis Disambit Helm Polisi, Bripda Abi Kurniawan Pasrah Kena Hukuman Ini
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026
-
Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama
-
Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia
-
Viral Guru Agama di Deli Serdang Diamuk Warga Diduga Lecehkan Siswi SD
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Permudah Transaksi Bisnis dalam Genggaman