SuaraSumut.id - Sebuah granat diduga peninggal Perang Dunai II ditemukan di Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (12/9/2020) malam.
Granat manggis itu ditemukan Pangeran Dayatullah (34) warga Blok I, Perumnas ASABRI, Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Langkat saat membersihkan belakang rumahnya.
Saat hendak memindahkan tanaman Temulawak miliknya, pada akar tanaman ditemukan granat. Ia kemudian membawanya masuk ke dalam rumah.
"Benar, granat manggis tersebut ditemukan warga saat sedang memindahkan tanaman," kata Kanit Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut, Iptu Ronny Sarko, Minggu (13/9/2020).
Penemuan itu dilaporkan ke Polsek Gebang. Atas petunjuk personel Polsek, benda yang ditemukan itu diletakkan di Pohon Pisang.
Subden Jibom Brimob Polda Sumut yang mendapat laporan turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Personel Brimob lalu berkoordinasi dengan Kapolsek Gebang AKP Ricson Sinaga untuk melakukan pendisposalan atau pemusnahan granat tersebut.
"Pemusnahan kita lakukan di Lapangan Martabe pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB," ungkapnya.
Ronny mengatakan, disposal dilakukan dengan aman dan lancar
Baca Juga: Temuan Mayat Terbakar di Gubuk Deli Serdang, Polisi Periksa 5 Orang Saksi
"Kita sudah mengecek kondisi bom yang didisposal, dan hasilnya hancur," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Akses Kota Siantar Akan Ditutup Sementara, Arus Lalin Dialihkan
-
Kebakaran Rumah di Paluta Berujung Duka Mendalam, Bocah 4 Tahun Tewas
-
Viral Napi Korupsi Bisa Mampir ke Coffee Shop, Karutan Akui Adanya Pelanggaran SOP
-
Pembunuh IRT di Tebing Tinggi Ditangkap, Motifnya Tersinggung Postingan di Facebook
-
Kisah Gadis Cantik Sebatang Kara Tinggal di Gubuk Rusak, Menabung Meski Serba Kurang