SuaraSumut.id - Sebanyak 27 imigran ilegal ditangkap otoritas Malaysia. Mereka ditangkap di Bandar Penawar, Johor saat meninggalkan negara tersebut.
Menteri Senior Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengatakan, pihak berwenang juga menangkap warga setempat. Mereka diduga melakukan penyelundupan di Rantau Panjang, Kelantan.
Badan penegak hukum berjaga sepanjang waktu untuk mencegah masuknya orang asing secara ilegal, guna mencegah impor kasus Covid-19.
"Mereka akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan di sepanjang perbatasan darat dan perairan negara untuk menghentikan upaya orang asing menyelinap ke Malaysia," katanya dilansir dari Batamnews.co.id - jaringan Suara.com, Jumat (18/9/2020).
Total ada 584 orang yang ditangkap karena melakukan berbagai pelanggaran, termasuk tidak memastikan jarak sosial dan memakai masker di tempat umum yang ramai.
Polisi juga menangkap 292 pengunjung pub dan klub malam, 17 pemilik toko yang tidak memberikan fasilitas rekaman kepada pelanggannya.
Selain itu, 13 orang karena masuk tanpa izin, dan enam orang yang beroperasi di luar jam yang diizinkan.
Ismail Sabri mengatakan, ada 2.713 tim pemantau yang dipimpin polisi untuk mengecek kepatuhan prosedur operasi standar (SOP).
"Tim sudah mengecek supermarket, restoran, pedagang, pabrik, bank dan kantor pemerintah untuk memastikan semua SOP dipatuhi,” ujarnya.
Baca Juga: Hendak Bawa 19 Buruh Ilegal ke Thailand, Penipu Catut Nama Kepala BP2MI
Sebanyak 29.748 orang juga dikarantina sejak diberlakukan pada 24 Juli.
Hingga Rabu ada 20.160 orang yang kembali dari 32 negara diizinkan pulang setelah menyelesaikan karantina mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
-
Kick Off Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026 Dimulai di Danau Toba
-
Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI
-
Aceh Barat Larang LPG 3 Kg untuk Dapur MBG-Usaha Katering, Penyalur Terancam Sanksi
-
Imigrasi Sumut Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan