Minta Pemerintah Jamin Kesehatan
Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan meminta agar ada jaminan dari pemerintah pada Pilkada 2020, khususnya Pilwalkot Medan.
Hal ini dilakukan agar tidak memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19.
"Jika Pilkada ini kita ibaratkan sebagai lintasan yang ada di pinggir jurang, maka harus dibuat pengaman dan penjamin agar pengguna jalan tidak masuk ke jurang," kata Ketua IDI Medan, dr Wijaya Juwarna.
Wijaya mengatakan, terkonsentrasinya masa di satu lokasi sangat rentan terjadi penularan. Apalagi, kata Wijaya, jika mengabaikan protokol kesehatan.
Selain itu, stakeholder pengambil kebijakan harus mengantisipasi jika hal buruk tersebut terjadi. Seperti ketersediaan ruang perawatan dan tenaga medis yang menangani.
"Siapa yang menjamin, tentunya adalah pemerintah. Dengan begitu pesta demokrasi tetap berjalan sesuai rencana namun tetap terhindar dari jurang (terpapar Covid-19)," katanya.
IDI mengingatkan ancaman kesehatan di depan mata jika tidak mampu memberikan jaminan kepada masyarakat pada masa pesta demokrasi.
Apalagi, menurut Wijaya, obat untuk Covid-19 sampai saat ini belum ada. Meskipun beberapa informasi menyebut beberapa negara telah mengeluarkan vaksin, namun hal itu belum tersebar ke masyarakat.
Baca Juga: Penyerang Naturalisasi Silvio Escobar Merapat ke PSMS Medan
"Pada prinsipnya mana yang paling penting pemilih atau yang dipilih, tentunya adalah pemilih. Sebab itu adalah orang banyak, dia yang memberi mandat," ujarnya.
Diketahui, kampanye perdana calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 02, Bobby Nasution-Auli Rachman, dipadati ratusan simpatisan dan pendukung.
Aulia Rachman sempat menyinggung banyaknya pendukung yang hadir. Aulia juga mengakui jika pendukung melanggar protokol kesehatan.
"Kalau kita lihat ini sudah melanggar (Protokol kesehatan) Covid-19," kata Aulia Rachman, dihadapan ratusan pendukung Sedulur Bobby, Jumat (26/9/2020).
Disinggung terkait pelanggaran protokol kesehatan dalam pertemuan tersebut, Aulia Rachman mengaku jika telah mengimbau setiap relawan agar menjaga jarak sesuai Prokes yang diberlakukan.
Namun, dia tidak dapat dapat membendung animo masyarakat yang datang untuk mendukung pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Percepat Transformasi Digital, Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS Tumbuh Pesat
-
Sadis! Begal di Medan Bacok Korban 8 Kali Demi Rampas Uang Rp900 Ribu
-
Heboh Jasad Bayi Ditemukan di Binjai, Polisi Turun Tangan
-
Polisi Tersangka Dugaan Korupsi Bansos Ditahan di Lapas Kotapinang
-
Anggota TNI Meninggal saat Bantu Kejar Pengedar Narkoba