SuaraSumut.id - Kasus Covid-19 di Kota Medan masih terus bertambah. Di mana jumlahnya mencapai 5.561 kasus per Jumat (2/9/2020).
Jumlah pasien meninggal 242 orang, suspek 400 orang, dan kesembuhan mencapai 3.465.
Juru Bicara Satgasus Covid-19 Kota Medan, Mardohar Tambunan mengatakan, hal itu terjadi seiring dengan bertambahnya klaster-klaster baru virus corona.
"Sekarang permasalahannya adalah timbul klaster-klaster baru, termasuk klaster keluarga," kata Marhodar dilansir dari KabarMedan.com - jaringan Suara.com, Sabtu (3/10/2020).
Ia mengatakan, hadirnya klaster itu dapat menambah jangkauan penularan virus, sehingga dalam keluarga juga diperlukan penanaman protokol kesehatan.
"Untuk imbauan kita ke depan, paling tidak di klaster keluarga itu ditanamkan protokol kesehatan," ujarnya.
Mardohar menilai, penambahan kasus karena kurangnya kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan.
Ia mengatakan, isolasi mandiri tidak akan efektif ketika masyarakat tidak menerapkan hal tersebut dengan sebenar-benarnya.
"Dalam penanganannya, kita ada isolasi mandiri. Saya melihat itu juga tidak efektif. Mereka bisa tetap bepergian dan bersosialisasi, hingga tanpa sadar melakukan penyebaran virus. Masyarakat juga belum patuh menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin," jelasnya.
Baca Juga: Positif Covid-19, Begini Kondisi Terkini Wagub Kalimantan Barat
Di sisi lain, kata Mardhohar, kolaborasi berbagai pihak yang tergabung ke dalam Satgas Penanganan Covid-19 harus lebih dikuatkan lagi untuk mencapai hasil yang lebih baik.
"Kekuatan kolaborasi itu perlu dikuatkan lagi. Harus lebih terkoordinasikan lebih baik lagi dari masing-masing pihak," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pengamat Nilai Fatwa Muhammadiyah Soal Kripto Perjelas Batas Halal Investasi Digital
-
Bandara Kualanamu Siap Layani Angkutan Lebaran 2026, Proyeksi 443 Ribu Penumpang
-
Punya Mobil Baru Lebih Mudah, BRI KKB Hadir dengan DP Mulai 10% dan Bunga Kompetitif
-
Rayakan Semangat Tahun Kuda Api, Bank Rakyat Indonesia Hadirkan BRI Imlek Prosperity 2026 di 3 Kota
-
Selebgram di Medan Ditangkap Polisi Kasus Narkoba