- Kamar mesin KM Aceh Hebat 2 meledak di Pelabuhan Banda Aceh pada Jumat, 12 Juni 2026 saat proses operasional.
- Ledakan tersebut mengakibatkan 14 orang, termasuk taruna praktik, mengalami luka bakar serius dan segera dievakuasi ke rumah sakit.
- TNI Angkatan Laut dan pihak kepolisian melakukan sterilisasi lokasi serta memulai investigasi teknis terkait penyebab kegagalan sistem mesin kapal.
SuaraSumut.id - Insiden mengerikan terjadi di Pelabuhan Banda Aceh pada Jumat (12/6/2026). Kamar mesin Kapal Motor (KM) Aceh Hebat 2 dilaporkan meledak, mengakibatkan 14 orang mengalami luka bakar serius.
Mirisnya, mayoritas korban merupakan para taruna yang tengah menjalani praktik lapangan.
Seluruh korban telah dievakuasi secara cepat menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif akibat luka bakar yang diderita.
Peristiwa ini terjadi tepat setelah KM Aceh Hebat 2 menyelesaikan proses bongkar muat di dermaga. Saat itu, sebanyak 12 taruna dari Politeknik Pelayaran Malahayati didampingi dua orang Anak Buah Kapal (ABK) sedang mengikuti kegiatan pengenalan sistem operasional kapal.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, ledakan diduga dipicu oleh gangguan pada electro motor hydraulic pada bagian pintu sekat kedap kamar mesin.
Alat tersebut meledak saat sedang dioperasikan oleh Kepala Kamar Mesin (KKM) di hadapan para peserta praktik.
Mendengar laporan adanya keadaan darurat di wilayah maritim, personel TNI Angkatan Laut dari Posal Lampulo dan Lanal Sabang di bawah jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I langsung bergerak menuju lokasi.
Kadispen Kodaeral I Belawan, Kolonel Laut Wahyu Kurniawan, menegaskan bahwa prioritas utama tim gabungan adalah menyelamatkan nyawa para korban.
"Begitu menerima informasi kejadian, personel TNI AL segera bergerak ke lokasi dan rumah sakit untuk membantu assessment, proses evakuasi, serta mendukung penanganan para korban," ujar Kolonel Wahyu Kurniawan, Jumat (12/6/2026).
Saat ini, ke-14 korban sedang menjalani perawatan darurat di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Tim medis terus melakukan pemantauan intensif mengingat luka bakar memerlukan penanganan khusus guna mencegah infeksi dan dehidrasi berat.
Baca Juga: Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
Sebagai bentuk tanggung jawab otoritas wilayah, TNI AL juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan sterilisasi di area kapal. Pemasangan garis polisi dilakukan agar masyarakat tidak mendekati lokasi yang berpotensi masih membahayakan.
"Langkah ini penting guna menjaga kelancaran proses investigasi teknis yang akan dilakukan oleh tim ahli," tambah Wahyu.
Secara teknis, kegagalan pada sistem electro motor hydraulic merupakan insiden yang memerlukan penyelidikan mendalam untuk memastikan apakah dipicu oleh korsleting listrik, tekanan berlebih, atau faktor kelelahan material (fatigue material).
TNI AL berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh unsur, termasuk pihak pelayaran dan kepolisian, guna mengungkap penyebab pasti tragedi ini. "Kami akan memastikan penanganan korban dan proses investigasi berjalan optimal hingga tuntas," pungkasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
600 Hektare Sawah di Nagan Raya Dilanda Kekeringan, Ancaman Gagal Panen Mengintai Petani
-
6 WN Tiongkok Dilaporkan Berada di Aceh Selatan, Tujuan Kedatangan Masih Misterius
-
ASN Pidie Dilarang Live Media Sosial Saat Jam Kerja
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta
-
GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional