- Satpol PP dan Wilayatul Hisbah Aceh Barat menjaring 46 warga dalam razia busana Islami di Kota Meulaboh pada Rabu, 10 Juni 2026.
- Pelanggaran didominasi oleh pria bercelana pendek serta wanita berpakaian ketat atau tidak menggunakan jilbab dengan sempurna di ruang publik.
- Seluruh pelanggar mendapatkan pembinaan dan edukasi agama dari petugas sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelaksanaan Syariat Islam.
SuaraSumut.id - Puluhan warga kembali terjaring razia Syariat Islam di Kabupaten Aceh Barat. Temuan ini menunjukkan pelanggaran aturan berbusana Islami di ruang publik masih terjadi meski sosialisasi dan penegakan qanun terus dilakukan aparat.
Dalam operasi gabungan yang digelar di dua titik strategis Kota Meulaboh, Rabu (10/6/2026), Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP/WH) Aceh Barat mendata sebanyak 46 warga yang kedapatan melanggar ketentuan busana Islami.
"Dalam operasi gabungan tersebut, sebanyak 46 warga kedapatan melanggar aturan tata cara berbusana Islami," kata Kepala Bidang Wilayatul Hisbah Satpol PP/WH Aceh Barat, Lazuan dikutip dari ANTARA.
Razia dilakukan secara serentak di kawasan Jalan Teuku Umar dan Jalan Nasional tepat di depan Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Meulaboh. Dari jumlah tersebut, terdapat 21 laki-laki dan 25 perempuan yang langsung mendapatkan pembinaan di lokasi.
Menurut Lazuan, mayoritas pelanggaran yang ditemukan masih didominasi penggunaan pakaian yang tidak sesuai dengan ketentuan Syariat Islam. Pelanggar laki-laki umumnya mengenakan celana pendek di atas lutut saat beraktivitas di ruang publik.
Sementara pelanggar perempuan banyak ditemukan mengenakan pakaian ketat atau tidak menggunakan jilbab secara sempurna.
Fenomena ini menunjukkan masih adanya sebagian masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi aturan berbusana yang telah lama berlaku di Aceh melalui Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam di Bidang Aqidah, Ibadah, dan Syiar Islam.
Lazuan mengatakan operasi tersebut merupakan agenda rutin yang bertujuan menjaga ketertiban pelaksanaan Syariat Islam sekaligus mengingatkan masyarakat mengenai kewajiban berbusana sesuai aturan yang berlaku.
Para pelanggar tidak dikenakan sanksi hukum, melainkan didata identitasnya dan diberikan pembinaan serta edukasi agama oleh petugas Wilayatul Hisbah.
Baca Juga: Ribuan ASN Pidie Jaya Aceh Sumringah, Gaji ke-13 Cair
"Tujuan utama kegiatan ini adalah pembinaan dan peningkatan kesadaran masyarakat agar mematuhi aturan syariat yang berlaku," ujarnya.
Satpol PP/WH Aceh Barat juga mengingatkan masyarakat maupun pendatang untuk menghormati norma dan kearifan lokal yang berlaku di Aceh, termasuk dalam hal berpakaian saat berada di ruang publik.
Bagi pemerintah daerah, operasi semacam ini bukan sekadar penertiban, melainkan bagian dari upaya menjaga pelaksanaan Syariat Islam yang menjadi landasan hukum dan kehidupan sosial masyarakat Aceh. Namun di sisi lain, masih ditemukannya puluhan pelanggar dalam satu razia menunjukkan tantangan penegakan aturan tersebut masih terus berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Percepat Transformasi Digital, Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS Tumbuh Pesat
-
Sadis! Begal di Medan Bacok Korban 8 Kali Demi Rampas Uang Rp900 Ribu
-
Heboh Jasad Bayi Ditemukan di Binjai, Polisi Turun Tangan
-
Polisi Tersangka Dugaan Korupsi Bansos Ditahan di Lapas Kotapinang
-
Anggota TNI Meninggal saat Bantu Kejar Pengedar Narkoba