- Grup musik Dewa 19 dan Marsada Band memeriahkan puncak Nommensen Festival di Kampus UHN Medan pada Selasa, 28 Juli 2026.
- Ribuan mahasiswa dan masyarakat Sumatera Utara memadati kampus untuk menyaksikan konser sekaligus mengenang jasa misionaris I.L. Nommensen.
- Seluruh rangkaian festival berlangsung aman dan tertib di area tribun sesuai dengan arahan dari aparat keamanan.
SuaraSumut.id - Ribuan masyarakat dan mahasiswa memadati Kampus Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan, Selasa (28/7/2026) malam.
Kedatangan mereka untuk menyaksikan puncak Nommensen Festival yang menghadirkan grup musik legendaris Dewa 19 dengan formasi lengkap.
Meski digelar pada hari kerja, antusiasme penonton tak surut. Sejak sore hari, kawasan kampus telah dipenuhi pengunjung yang ingin menjadi bagian dari kemeriahan festival tahunan tersebut.
Malam semakin semarak ketika Ahmad Dhani bersama personel Dewa 19 naik ke atas panggung. Gemuruh tepuk tangan dan nyanyian ribuan penonton langsung memenuhi arena konser.
Deretan lagu-lagu hits seperti Kangen, Roman Picisan, Risalah Hati, Separuh Nafas, Arjuna, Pupus, Cinta Kan Membawamu Kembali, hingga Kamulah Satu-satunya dinyanyikan bersama oleh penonton dari berbagai kalangan.
Sebelum Dewa 19 tampil, penonton juga dihibur oleh Marsada Band, grup musik yang dikenal konsisten mengangkat budaya Batak melalui karya-karyanya. Penampilan mereka menjadi pembuka yang hangat sekaligus memperkuat nuansa budaya dalam festival tersebut.
Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, mengatakan penyelenggaraan Nommensen Festival (NO FEST) 2026 merupakan komitmen kampus untuk menghadirkan hiburan berkualitas sekaligus ruang kebersamaan bagi mahasiswa dan masyarakat Sumatera Utara.
"Melalui Nommensen Festival, kami ingin memberikan hiburan kepada mahasiswa dan masyarakat Sumatera Utara sekaligus mengenang jasa misionaris I.L. Nommensen. Kami bersyukur melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar, padahal acara ini berlangsung pada hari Selasa yang merupakan hari kerja," katanya.
Menurut Effendi, festival tersebut bukan sekadar konser musik, melainkan bentuk penghormatan kepada misionaris I.L. Nommensen yang telah meletakkan dasar pelayanan pendidikan di Tanah Batak. Karena itu, UHN ingin menghadirkan kegiatan yang mampu dinikmati masyarakat luas sekaligus memperkuat kedekatan kampus dengan publik.
Ia mengapresiasi ribuan masyarakat yang hadir dengan tertib dan ikut menyemarakkan Nommensen Festival. Antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa agenda tahunan UHN telah menjadi salah satu kegiatan yang dinantikan masyarakat Sumatera Utara.
"Kami juga menghadirkan Marsada Band sebagai band yang memiliki karakter Batak dan terus menjaga napas budaya Batak. Jadi festival ini bukan hanya menghadirkan hiburan nasional, tetapi juga memberi ruang bagi budaya lokal," ujarnya.
Effendi berharap Nommensen Festival dapat terus berkembang pada tahun-tahun mendatang dengan menghadirkan konsep yang semakin menarik. Namun, pelaksanaannya tetap akan memperhatikan berbagai masukan, khususnya dari aparat keamanan.
Ia menjelaskan, berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu, seluruh penonton tahun ini ditempatkan di area tribun sesuai arahan kepolisian dan TNI demi menjaga keamanan dan ketertiban selama konser berlangsung.
"Kami memohon maaf apabila mahasiswa merasa suasananya berbeda dengan tahun lalu. Ketentuan tersebut merupakan arahan dari aparat keamanan yang harus kami patuhi agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib," tuturnya.
Selain menghadirkan hiburan, rangkaian Dies Natalis UHN juga diisi berbagai kegiatan akademik dan edukatif. Sebelumnya, UHN menggelar kuliah umum yang menghadirkan pejabat pemerintah untuk menyampaikan berbagai kebijakan nasional di bidang pendidikan.
Berita Terkait
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Ledakan Guncang Grand Polonia Medan, Lima Rumah Alami Kerusakan
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun