- Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya segera mencairkan gaji ke-13 senilai Rp16 miliar bagi 3.700 aparatur sipil negara setempat.
- Pencairan dana bertujuan meringankan beban ekonomi ASN pascabencana banjir serta membantu pembiayaan kebutuhan pendidikan tahun ajaran baru.
- Kebijakan percepatan transfer dana ini diharapkan dapat menjaga kesejahteraan pegawai sekaligus mendorong perputaran ekonomi di Kabupaten Pidie Jaya.
SuaraSumut.id - Kabar menggembirakan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, Provinsi Aceh.
Sebab, Pemkab Pidie Jaya mencairkan gaji ke-13 untuk meringankan beban ASN pascabencana serta menyambut tahun ajaran baru.
Sekda Kabupaten Pidie Jaya Munawar Ibrahim mengatakan pencairan gaji ke-13 untuk 3.700 ASN akan direalisasikan dalam waktu dekat ini. Nilai gaji ke-13 ini lebih dari Rp16 miliar.
"Pencairan gaji ke-13 ini merupakan kebijakan pemerintah daerah dalam meringankan beban ekonomi kalangan ASN, terutama setelah sejumlah wilayah terdampak bencana banjir yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan rumah tangga," katanya, melansir Antara, Rabu, 3 Juni 2026.
Selain itu, pencairan gaji ke-13 juga dilakukan menjelang tahun ajaran baru guna membantu para orang tua memenuhi kebutuhan pendidikan anak, mulai dari perlengkapan sekolah hingga biaya penunjang belajar lainnya.
Seluruh tahapan administrasi, regulasi, dan petunjuk teknis pembayaran gaji ke-13 telah diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Saat ini, Pemkab Pidie Jaya melalui Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) tengah menuntaskan proses akhir sebelum dana ditransfer ke rekening masing-masing ASN.
Menurutnya, langkah percepatan pencairan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan aparatur sekaligus memastikan kebutuhan keluarga ASN dapat terpenuhi di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat pascabencana.
"Kami berharap pencairan gaji ke-13 tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi ASN dan keluarganya, tetapi juga berdampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah," katanya.
Dengan meningkatnya daya beli sekitar 3.700 ASN, kata dia, sektor perdagangan, jasa, dan usaha mikro di Kabupaten Pidie Jaya diperkirakan akan ikut bergerak sehingga mampu mendorong pemulihan ekonomi masyarakat.
"Kami berharap gaji ke-13 ini digunakan secara bijak untuk kebutuhan prioritas, terutama pendidikan anak dan kebutuhan keluarga, sehingga tujuan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan ASN serta mendukung pembangunan sumber daya manusia dapat tercapai," katanya.
Berita Terkait
-
Pramono Izinkan ASN DKI Begadang Nonton Final Piala Dunia, Asal Kerja Jangan Kurang
-
Diterpa Isu Mutasi hingga Nepotisme, Menteri PU Dinilai Mencoreng Kabinet Prabowo
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN
-
Klarifikasi Menteri Dody Terkait Ratusan ASN Kementerian PU Kena Mutasi Massal
-
Bawa Kendaraan Pribadi pada Hari Rabu, ASN Jaksel Bakal Kena Teguran Lisan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Tembus Rp3.400
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas