Suhardiman
Kamis, 10 September 2026 | 13:54 WIB
Ilustrasi banjir (Pixabay/bohemianbikinia)
Baca 10 detik
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Utara menyatakan enam kabupaten/kota dilanda banjir pada awal September 2026.
  • Bencana banjir tersebut berdampak paling parah di Kabupaten Langkat dengan ribuan kepala keluarga terdampak.
  • Pemerintah setempat bersama BPBD Sumut langsung melakukan pendataan dan koordinasi penanganan di lokasi bencana.

SuaraSumut.id - Sebanyak enam kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) dilanda bencana banjir. Keenam kabupaten/kota yang dilanda banjir, yakni Kabupaten Deliserdang,Kabupaten Nias Selatan,Kabupaten Nias Barat,Kabupaten Langkat, Kota Medan dan Kota Binjai.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati.

"Berdasarkan laporan enam kabupaten/kota di Sumut dilanda banjir," kata Sri melansir Antara, Kamis (10/9/2026).

Pihaknya mendata Kabupaten Langkat merupakan daerah yang paling terdampak yang mengakibatkan 2.678 kepala keluarga dari empat kecamatan terdampak.

Kota Medan tercatat sebanyak 817 kepala keluarga dari satu kecamatan terdampak dan Kecamatan Kabupaten Nias Barat yang tercatat 595 kepala keluarga dari empat kecamatan terdampak.

Selanjutnya, Kota Binjai merupakan daerah yang terdampak keempat dengan mencatatkan 461 kepala keluarga lalu Kabupaten Deliserdang 30 kepala keluarga dari satu kecamatan.

Sedangkan banjir di Kabupaten Nias Selatan mengakibatkan fasilitas umum di Kecamatan Hilisalawa'ahe.

"Banjir yang melanda enam kabupaten/kota tersebut ada yang terjadi pada Sabtu (5/9), Minggu (6/9) dan Senin (7/9)," kata dia.

Upaya dan penanganan atas peristiwa tersebut telah dilakukan oleh masing-masing pemerintah setempat dan pemangku kebijakan terkait.

Sri Wahyuni mengatakan masing masing pemerintah setempat melakukan pendataan ke lokasi terdampak serta memantau perkembangan.

Selain itu, kata dia, BPBD Sumut juga berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.

Load More