SuaraSumut.id - Pandemi virus Corona (Covid-19) membuat permintaan properti, karet dan jasa transportasi melemah pada triwulan III. Hal tersebut membuat pelaku usaha menahan atau menunda investasinya.
"Minim dan bahkan nyaris tidak adanya investasi pada tiga sektor itu. Ini membuat terhambatnya penambahan investasi di Sumut pada triwulan III," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Wiwiek Sisto Widayat dilansir Antara, Minggu (18/10/2020).
Wiwiek berharap, pada triwulan IV pandemi Covid-19 dapat mereda agar investasi bertumbuh tinggi.
Menurut data, kata Wiwiek, hingga triwulan II total nilai investasi Sumut sudah mencapai Rp 19,028 triliun.
Total investasi sebesar Rp 19,028 triliun itu terbesar dari PMDN Rp 9,847 triliun dan PMA Rp 9,181 triliun.
Investasi PMDN di Sumut pada 2020 masih tetap terbesar pada sektor industri makanan, konstruksi dan jasa.
Besarnya investasi PMDN hingga triwulan II itu didorong lonjakan investasi selama April-Juni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Tembus Rp3.400