SuaraSumut.id - Nahas bagi Tim Satgas Covid-19 Mebidang pada Rabu (21/10/2020) malam. Mereka diserang oleh puluhan orang saat menggelar operasi yustisi di lokasi diduga judi di Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.
Personel mengalami luka-luka akibat penyerangan itu. Sekitar 5 kendaraan dinas patroli juga dirusak.
Sebelumnya, pada 9 Oktober 2020, tempat itu telah ditutup karena tidak mengindahkan disiplin protokol kesehatan, seperti tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak interaksi.
Tim Satgas Covid-19 Mebidang memastikan hal itu setelah menerima informasi tempat tersebut dibuka kembali sekitar pukul 23.30 WIB.
Baca Juga: Polemik Sinovac, Epidemiolog UI: Uji Klinis Vaksin Covid-19 Teruskan Saja
Tim Satgas melakukan pemeriksaan. Selain tempat dibuka tanpa izin (pembukaan segel melanggar protokol kesehatan), diduga ada aktivitas perjudi dalam jumlah besar.
Di sana tim menyita sejumlah barang bukti. Tim kemudian melakukan pendataan terhadap pekerja dan pengunjung dengan meminta menunjukkan KTP sekaligus memastikan seluruhnya menggunakan masker.
Tiba-tiba tim dikejutkan dengan munculnya serangan brutal oleh puluhan oknum diduga preman di luar gedung.
Seorang personel Satpol PP Deli Serdang yang berjaga di luar berlari masuk ke dalam gedung sambil memegang kepalanya yang sudah berdarah. Personel itu mengaku ada pemukulan oleh orang dari luar menggunakan kayu.
Seluruh personel secara spontan berlari keluar gedung untuk menenangkan. Namun oknum-oknum itu masih terus brutal dan merusak bagian kendaraan dinas yang parkir.
Baca Juga: Sembuh Dari Corona, 18 Warga Indramayu Dibebaskan Beraktivitas Kembali
Tim yang masih di lokasi menunggu agar sikap brutal puluhan oknum itu mereda. Langkah negosiasi dilakukan. Usai berdialog tim menyerahkan semua barang bukti yang sempat disita.
Tim lalu dipersilakan meninggalkan lokasi dengan pengamanan prajurit TNI yang menjamin agar tidak terjadi kerusuhan di lokasi komplek pada Kamis (22/10/2020) sekitar pukul 02.15 WIB.
Puluhan personel Polri juga sudah bersiaga mengantisipasi terjadinya tindakan yang lebih jauh.
Serahkan Proses Hukum ke Polisi
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meninjau dan masuk ke lokasi penyerangan Satgas Covid-19, namun ruko yang diduga menjadi tempat perjudian tersebut sudah kosong.
Edy menemukan koin-koin yang diduga sebagai bagian alat judi. Ia lalu memanggil Kapolres Pelabuhan Belawan dan Kapolsek Medan Labuhan untuk meminta keterangan terkait peristiwa tersebut.
Edy menyayangkan kasus penyerangan petugas Satgas Penanganan Covid-19 saat melakukan razia tersebut.
Edy menyebut telah menyerahkan proses hukumnya pada pihak kepolisian. Tempat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan harus ditindak.
"Mereka tidak mengindahkan protokol kesehatan, tidak pakai masker, tidak jaga jarak dan sangat diduga mereka melakukan kegiatan ilegal sepertinya judi, karena didapatkan kertas-kertas bernomor serta koin dan alat alatnya," kata Edy, Kamis (22/10/2020).
Saat ini tempat tersebut statusnya masih ditutup oleh Satgas Penanganan Covid-19 Sumut. Edy mengaku, Sumut tidak menjalankan PSBB. Namun masyarakat haruslah melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin.
"Tetap harus kita jaga. Nah inilah rakyat kita harus disiplin, dalam kondisi sulit seperti ini, tengah malam masih melakukan seperti itu. Sumut tidak memberlakukan PSBB, bukan berarti terus seenaknya. Kita harus tetap disiplin, dasarnya Inpres, Pergub dan Perbup atau Perwal," pungkas Edy.
Berita Terkait
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
CEK FAKTA: Hotman Paris Punya Situs Judi Online
-
Dua Anggota TNI Resmi Jadi Tersangka Kasus Tembak Mati 3 Polisi di Lampung
-
Selain Pembunuhan, Komisi III DPR Desak Dugaan Setoran Judi Sabung Ayam di Lampung Diusut Tuntas
-
Penasihat Danantara, Thaksin Shinawatra Pernah Kena Skandal Judi Hingga Saham
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Pria Bunuh Pacar dan Kubur Jasadnya di Kebun Sawit Labusel, Cemburu Korban Dijodohkan
-
Pukul Polisi saat Ditangkap, Maling Motor di Medan Diberi "Hadiah Lebaran"
-
Gunungsitoli Diterjang Banjir, Ratusan Jiwa Terdampak dan Puluhan Rumah Terendam
-
Polres Padang Lawas Tes Urine Dadakan di Arus Balik Lebaran 2025, Ini Tujuannya
-
Pemprov Sumut Target Peremajaan Sawit Rakyat 11.000 Hektare, Ini Alasannya