SuaraSumut.id - Seorang oknum polisi inisial Brigadir IOS (33) mengamuk dan diduga membakar isi rumah orangtuanya.
Peristiwa terjadi di Dusun Ganepo Desa Tanjung Garbus Kampung, Kecamatan Pagar Merbau, Deli Serdang, Sumut.
Akibat aksinya tersebut, sepeda motor, kasur, satu unit televisi dan beberapa barang dalam kondisi terbakar.
Kanit Reskrim Polsek Lubuk Pakam, Iptu Randi Anugrah membenarkan adanya insiden tersebut.
"Iya benar, masih dalam penyelidikan," katanya seperti dilansir digtara.com, Rabu (4/11/2020).
Informasi yang diperoleh, sebelum melakukan pembakaran IOS disebut meminta Kartu Keluarga (KK) milik orangtuanya untuk meregistrasi kartu seluler.
Saat itu terjadi pertengkaran karena ada yang berbeda data orangtuannya di kartu keluarga. Terjadi keributan dan pelaku mengamuk dan melakukan pembakaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Motif Pembunuhan Wanita dalam Boks Plastik di Medan, Pelaku Punya Obsesi Seksual Menyimpang
-
250 Warga Mudik Gratis, 7 Bus Diberangkatkan ke Aceh hingga Sumbar
-
Mau Liburan Lebaran ke Luar Negeri, Transaksi Mudah Tanpa Ribet Tukar Uang
-
Pemerintah Beri Hunian Tetap untuk 104 KK di Aceh Utara dengan Interior Lengkap dan Masjid
-
365 Hunian Tetap Dibangun Kembali di Aceh, Warga: Kamarnya Luas!