SuaraSumut.id - Polisi menembak mati bandar sabu bernama Andi (42) karena melawan petugas dengan menembakkan pistol rakitan.
Ternyata peluru dari pistol Andi mengenai bocah inisial P (5) yang berada tak jauh dari rumahnya.
Peristiwa terjadi saat polisi menggerebek rumah Andi di Desa Tanjung Agung Utara, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (7/11/2020).
Saat hendak ditangkap pelaku mengeluarkan tembakan ke arah petugas Satresnarkoba Polres Muba.
"Tembakan pelaku tidak mengenai petugas, namun ada anak-anak yang terkena tembak. Petugas mengambil tindakan tegas karena membahayakan. Pelaku tewas saat dalam perjalanan ke RS," kata Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Erlin Tangjaya dilansir dari SuaraSumsel.id, Senin (9/11/2020).
Bocah itu tertembak pada bagian dada hingga tembus ke sebelah kanan yang diduga berasal dari muntahan tembakan pelaku.
Korban dirujuk ke RSUP Muhammad Husein Palembang guna mendapatkan perawatan .
"Tembakan tersebut juga mengenai mobil anggota polisi," jelasnya.
Dari pelaku disita 614,69 gram sabu, senjata api rakitan, amunisi, selongsong peluru, satu bilah senjata tajam.
Baca Juga: Baku Tembak saat Digerebek Polisi, Peluru Bandar Tembus ke Dada Anak-anak
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun