Suhardiman
Senin, 14 September 2026 | 12:03 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban tenggelam di objek wisata Sungai Lobang di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. [dok Basarnas]
Baca 10 detik
  • Mahyar (26) tenggelam di Sungai Lobang, Kabupaten Simalungun, saat menyelam untuk membuka tali buoy pada Minggu sore (13/9/2026).
  • Tim SAR gabungan mengerahkan peralatan Aqua Eye dan penyelaman untuk mencari korban setelah menerima laporan darurat dari warga.
  • Korban ditemukan meninggal dunia di dasar sungai sedalam 10 meter dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

SuaraSumut.id - Seorang pemuda bernama Mahyar (26) tenggelam di objek wisata Sungai Lobang di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (13/9/2026) sore. Tim SAR gabungan kemudian menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada malam hari.

Pada pukul 23.40 WIB tim SAR gabungan menemukan korban di dasar sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter dalam kondisi meninggal dunia (MD)," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, Senin (14/9/2026).

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi dari dasar sungai dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, kata Hery, sebelum kejadian korban melakukan penyelaman secara manual ke dasar sungai dengan tujuan membuka tali buoy yang berada di dasar perairan.

Namun, setelah beberapa menit korban tidak kunjung kembali ke permukaan. Melihat kondisi tersebut, warga yang berada di lokasi kemudian melakukan upaya pencarian dan melaporkan kejadian itu melalui Call Center Emergency 115 Basarnas.

"Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Danau Toba turun ke lokasi. Dalam pencarian, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan peralatan deteksi bawah air Aqua Eye, yang kemudian dilanjutkan dengan penyelaman.

"Sementara itu, SRU 2 melaksanakan penyisiran darat di sekitar lokasi kejadian hingga ke arah hilir sungai sejauh kurang lebih 100 meter," ungkapnya.

Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing.

Kontributor : M. Aribowo

Load More