SuaraSumut.id - Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan akan berlangsung pada 9 Desember 2020. Sejumlah langkah dilakukan, seperti merancang tempat pemungutan suara dalam upaya menerapakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.
"Standar yang diterapkan meliputi menjaga jarak antar kursi pemilih dan petugas, menyediakan cairan pencuci tangan, memeriksakan temperatur badan pemilih dan petugas, dan mengharuskan semua yang hadir memakai masker," kata Anggota KPU Medan, Rinaldi Khair, dilansir dari Antara, Rabu (18/11/2020).
Pihaknya yakin langkah itu dapat mencegah dan meminimalkan penularan Covid-19 kepada masyarakat maupun petugas saat hari pencoblosan nantinya.
Ia mengimbau masyarakat yang datang ke TPS untuk mencoblos juga agar menggunakan pelindung wajah, sehingga dapat mencegah terpapar Covid-19.
"Setiap TPS dilengkapi alat pengukur suhu tubuh. Itu beberapa langkah yang akan kami lakukan saat pencoblosan nanti di TPS-TPS. Kita berharap semuanya nanti dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang kita harapkan bersama," katanya.
Petugas di TPS juga diharapkan selalu mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan selama mengantre untuk mencoblos.
"Kami juga menyediakan bilik khusus bagi masyarakat yang akan mencoblos memiliki temperatur tubuh di atas 37, 3 derajat Celcius. Intinya semua yang kita lakukan itu dalam upaya mencegah masyaakat terpapar Covid-19," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit