SuaraSumut.id - Jalan lintas Pematangsiantar-Parapat Km 12-13 kawsan Kelurahan Tiga Balata, Kecamatan Jorlang Hataran masih satu jalur atau sistem buka tutup.
Sejumlah warga setempat turut berpartisipasi menjaga titik longsor, mengatur arus lalu lintas, Senin (23/11/2020).
Titik longsor ditutup dengan tenda biru. Sekitar lokasi diletakkan pembatas jalan untuk keselamatan pengguna jalan.
Salah seorang warga, Indratno (48) berharap, pemerintah bisa mengambil tindakan untuk menangani persoalan longsor.
Pasalnya, di ruas jalan yang tidak longsor sudah mengalami keretakan. Sehingga dikhawatirkan akan longsor karena curah hujan masih tinggi.
Sekretaris BPBD Simalungun, Manaor Silalahi menyebut, ruas jalan itu merupakan jalan lintas Sumatera (Jalinsum) yang merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.
Disebutkan, ruas jalan Nasional itu mengalami longsor pada Jumat (20/11/2020) malam akibat curah hujan tinggi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Tembus Rp3.400