SuaraSumut.id - Pandemi Covid-19 belum menyisakan ruang longgar untuk penanggulangan. Semua standard precaution, termasuk menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan.
Hal tersebut hanya mampu mencegah penyebaran virus secara temporer. Obat-obatan yang dipakai untuk menangani kasus Covid-19, mulai antivirus, anti inflamasi, hingga Immune-Based Therapy juga belum memberikan hasil yang efektif.
Oleh karena itu tidak heran bila vaksin menjadi tumpuan harapan untuk penanggulangan Covid-19.
Demikian dikatakan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah, Senin (30/11/2020).
"Untuk itu, Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Provinsi Sumatera Utara terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat, terkait persiapan vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan di Sumut. Persiapan ini terdiri dari penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM), hingga pendistribusian logistik," kata Aris.
Aris menjelaskan, SDM yang dibutuhkan tentunya akan menyesuaikan dengan jumlah orang yang akan divaksinasi. Pemerintah Provinsi Sumut telah selesai melaksanakan pelatihan bagi tenaga vaksinator vaksin Covid-19.
"Harapanya ketika nanti dilaksanakannya vaksinasi vaksin Covid-19 secara nasional, Sumut telah siap melaksanakanya," ujarnya.
Akumulasi penderita Covid-19 di Sumut sejak awal pandemi hingga 29 November 2020 didapatkan 15.585 penderita. Pasien sembuh mencapai 12.926 orang dan 615 penderita meninggal dunia.
"Sementara penderita Covid-19 aktif Sumut sebanyak 2.040 orang. Dari angka tersebut, 1.525 penderita melaksanakan isolasi mandiri dan 515 penderita lainnya dirawat isolasi di rumah sakit," ungkap Aris.
Baca Juga: Kepala Daerah Diminta Fokus Kendalikan Penyebaran Covid-19 di Wilayahnya
Berdasarkan pantauan data tersebut, di Sumut terjadi perbaikan kondisi Covid-19. Namun hal itu tidak dapat menjadi kegembiraan yang mengendurkan semangat terhadap protokol kesehatan.
Sebab sampai saat ini pasien baru masih didapatkan di masyarakat. Demikian pula penderita Covid-19 yang meninggal yang setiap harinya makin bertambah.
"Saat ini kita hidup berdampingan dengan Covid-19. Untuk itu marilah kita laksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, selalu gunakan masker, cuci tangan dan selalu menjaga jarak, makan makanan bergizi serta konsumsi vitamin setiap hari, dan jadikanlah protokol kesehatan bagian dari hidup kita," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Tembus Rp3.400
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas