SuaraSumut.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumut memprediksi ekonomi di Sumatera Utata akan tumbuh membaik di kisaran 4,8-5,2 persen pada 2021.
"Kenaikan didorong semakin membaiknya sektor ekonomi setelah sempat anjlok dampak pandemi COVID-19," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut Wiwiek Sisto Widayat di Medan, dilansir Antara, Jumat (4/12/2020).
Pada 2020 pertumbuhan ekonomi Sumut diperkirakan hanya tumbuh 0,5 persen hingga 1 persen.
Dari penilaian BI, kata dia, pada 2021 semuanya akan membaik. Mulai dari sisi konsumsi, pembiayaan pemerintah, investasi, maupun ekspor. Perbaikan sudah semakin terlihat sejak di triwulan IV 2020.
"Agar pertumbuhan ekonomi di 2021 membaik ada beberapa hal, khususnya inflasi harus dijaga," ujar Wiwiek.
Sementara sasaran inflasi Sumut pada 2021 diperkirakan turun menjadi kisaran 2,5 persen plus minus 1 persen dari 2020 yang sebesar 3 plus minus 1 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Uang Umat Rp 28 M Kembali, Suster Paroki Aek Nabara: Terima Kasih Pak Dasco
-
Liburan Keluarga Makin Hemat? Promo Tiket Tayo Station Diskon 17 Persen Sampai 3 Mei
-
Daftar Promo Makanan Spesial Hari Kartini 2026, Ada Beli 1 Gratis 1
-
Spesial Hari Kartini, Promo Tiket Ancol Rp 121 Ribu untuk Tanggal 26 April
-
BRI Tegaskan Tidak Mentolerir Segala Bentuk Pelanggaran Terhadap Kode Etik dan Ketentuan Perusahaan