Amsal mengatakan, pihaknya akan terus mengawal dan memastikan hasil perolehan suara pada perhitungan di tingkat kecamatan hingga KPU.
Tuduhan Tidak Realita
Tim pemenangan Bobby-Aulia menyebut apa yang disampaikan Akhyar merupakan tuduhan yang tidak sesuai realita yang ada di masyarakat. Pasalnya, hasil yang diraih murni pilihan rakyat dari proses demokrasi.
"Pernyataan Akhyar ini tidak benar. Kita bisa lihat langsung bahwa perolehan suara Bobby-Aulia adalah pilihan rakyat Kota Medan yang menginginkan perubahan," kata Juru Bicara Bobby-Aulia, Sugiat Santoso.
Menurut Sugiat, semestinya perdebatan-perdebatan terkait Pilkada Medan yang terjadi beberapa bulan belakangan harus segara dihentikan, dan mengajak seluruh pihak untuk menyatu membangun Kota Medan.
"Kami tegaskan bahwa sejak selesai pemilihan dan telah diperoleh hasil, baik dari quick count maupun data internal, tidak ada lagi paslon 01 dan paslon 02. Yang ada adalah kolaborasi Medan Berkah," tegasnya.
Sugiat memastikan, pasangan Bobby-Aulia akan merangkul semua pihak untuk mengerjakan pekerjaan rumah di Kota Medan.
"Tentunya dalam mengerjakan ini tidak bisa hanya Bobby-Aulia sendiri. Kita tentu butuh dukungan dari partai politik, ormas dan bahkan bang Akhyar dan Salman yang tentu punya ide dan gagasan yang baik untuk Kota Medan," pungkasnya.
Kontributor : Muhlis
Baca Juga: Masuk ke Ruang Isolasi Corona, KPPS Kota Semarang Ini Sempat Saling Dorong
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit