SuaraSumut.id - Pesanan kamar hotel untuk Natal dan Tahun Baru 2021 di Medan terus meningkat. Seperti pesanan kamar di Hotel Santika sudah berkisar 28 persen.
Hal tersebut dikataan Public Relation Manager Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan, Herry Wahyudi, dilansir Antara, Kamis (17/12/2020).
"Pesanan terus naik dan diprediksi menjelang hari H Natal dan tahun baru naik signifikan. Biasanya selalu begitu yakni pesanan mendekati hari H untuk hotel di dalam kota," katanya.
Ia mengatakan, tidak ada acara khusus untuk Natal dan Tahun Baru, kecuali makan malam bersama.
Alasannya, kata Herry, mempertimbangkan dan mematuhi protokol kesehatan di tengah masih ada pandemi Covid-19.
"Protokol kesehatan dilakukan ketat oleh manajemen termasuk dalam menghindari kerumunan," katanya.
Dari awal beroperasi kembali di Juni 2020 yang hanya sekitar 20 persen. Saat ini hunian hotel sudah sekitar 50-60 persen atau rata-rata 55 persen.
Director of Sales and Marketing Hotel Aryaduta Medan, Rosnani, juga meyakini hunian hotel pada Natal dan Tahun Baru akan meningkat.
"Protokol kesehatan yang dijalankan perusahaan mulai berhasil menambah keyakinan calon tamu untuk menginap di hotel," katanya.
Baca Juga: Jelang Libur Panjang Nataru, Ganjar Minta Warga di Luar Jateng Tak Mudik
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Denny Sumut Wardhana mengatakan, hunian hotel untuk Natal dan tahun baru akan lebih banyak di kawasan daerah tujuan wisata Berastagi dan Parapat dibandingkan di Medan.
"Apalagi saat ini ada pandemi Covid-19 yang membuat manajemen hotel tidak leluasa membuat acara," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Puluhan Korban Bencana Sumut Belum Ditemukan, 126 Orang Luka-luka
-
Rumah Korban Banjir Pidie Jaya Masih Tertimbun Lumpur, Ini Harapan Warga
-
Korban Meninggal Bencana Sumut Tembus 374 Orang, Terbanyak di Tapanuli Tengah!
-
Hyundai Creta Alpha Resmi Meluncur, Segini Harganya
-
Viral Pria Bersenjata Tajam di Labuhanbatu Selatan Sandera Wanita Renta, Pelaku Ditangkap