SuaraSumut.id - Sejumlah imigran pencari suaka menggelar unjuk rasa di depan Kantor UNHCR di Medan, Jumat (18/12/2020).
Unjuk rasa dilakukan sebagai bentuk protes protes terhadap organisasi PBB. Pasalnya, mereka tak kunjung diberangkatkan ke negara-negara tujuan suaka, seperti Australia, Selandia Baru, Amerika dan Kanada.
"Kami sudah tujuh tahun tinggal di sini. Kalau saya sekitar delapan tahun di sini, tapi enggak ada proses," kata Koordinator Aksi Muhammad Zai, dilansir dari Antara.
Imigran yang berasal dari Afghanistan, Pakistan, Srilanka dan Irak ini berharap, pihak UNHCR lebih memperhatikan nasib mereka.
Mereka meminta UNHCR serius memperhatikan kebutuhan mereka mulai dari kebutuhan dasar hingga kesehatan mereka.
"Jadi kami ada banyak kebutuhan, itu gak ada juga. Mental banyak ada. Kami stres, itu wajar karena sudah lama tinggal di sini," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Bekali Siswa SD dengan Edukasi Karakter
-
Kronologi Suami Guru di Tanjungbalai Cabuli Anak Yatim Piatu, Korban Dibujuk Main HP
-
Direktur Politeknik Negeri Medan Tinjau Langsung Pelaksanaan Ujian Masuk
-
Guru di Tanjungbalai Diamuk Warga, Diduga Bawa Siswa SD ke Suami untuk Dicabuli