Suhardiman
Kamis, 23 Juli 2026 | 13:29 WIB
Warga mendatangi rumah pasangan suami istri (pasutri). [Ist]
Baca 10 detik
  • Ratusan warga Tanjungbalai menyerbu rumah pasutri guru berinisial D dan A akibat dugaan pencabulan siswa SD.
  • Pihak kepolisian berhasil mengevakuasi kedua terduga pelaku dari amukan massa menuju Polres Tanjungbalai untuk pemeriksaan hukum.
  • Kapolres Tanjung Balai AKBP Welman Feri mengonfirmasi penangkapan dan proses penyidikan terhadap oknum guru beserta suaminya tersebut.

SuaraSumut.id - Suasana di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, mendadak memanas setelah ratusan warga mendatangi rumah pasangan suami istri (pasutri), yang videonya viral di media sosial.

Kedatangan massa dipicu setelah beredar kabar bahwa seorang oknum guru berstatus Apratur Sipil Negara (ASN) inisial A diduga menyerahkan siswa SD laki-laki kepada suaminya D.

Di mana sang suami guru itu diduga nekat melakukan melakukan tindakan asusila kepada siswa tersebut.

Dalam video tampak warga mengepung rumah terduga pelaku. Situasi sempat memanas saat warga yang geram langsung melampiaskan amarahnya.

Beruntung, pihak kepolisian cepat datang ke lokasi. Proses evakuasi berlangsung langsung dramatis. D kemudian berhasil masuk ke dalam mobil patroli.

Sementara A sempat tertinggal dan diamankan warga. A yang masih memakai seragam PDH terlihat diseret oleh warga.

Kemudian, polisi membawa oknum guru  dan suaminya ke Polres Tanjung Balai. Warga yang geram juga ikut datang ke kantor polisi mendesak polisi memproses hukum keduanya.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Welman Feri ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Kamis, 23 Juli 2026, membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan, pihaknya saat ini sedang memeriksa oknum guru dan suaminya.

"Iya (sedang diperiksa)," katanya singkat.

Baca Juga: Kecelakaan Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Sopir Truk Galon Air Jadi Tersangka

Kontributor : M. Aribowo

Load More