SuaraSumut.id - Seorang pria mengadu ke sosial media bahwa ia menemukan serpihan nikel di dalam jajanan mi kering yang sering dibeli masyarakat.
Alih-alih mendapat perhatian warganet, aduan itu justru menghasilkan kecurigaan dan berujung pada cibiran.
Warganet malah menanggapi unggahan aduan itu dengan bercanda, padahal pria itu berniat serius membagikan unggahannya.
Hal ini diketahui dari akun Instagram @nenk_update yang mengunggah ulang konten milik pria itu.
Dalam unggahan video live Facebook tersebut, nampak si pria menuangkan produk mi kering itu ke telapak tangannya. Menunjukkan apa yang ia sebut nikel.
"Jangan mau beli makanan ini ya. Bahaya sekali. Kita bukan mau jelek-jelekan produk makanan ini, tapi ini kenyataannya," kata pria dikutip pada Selasa (22/12/2020).
"Ini informasi untuk kita, makanan ini sangat berbahaya, mengandung nikel. Coba perhatikan baik-baik, apa ini putih-putih," sambungnya sambil menunjukkan butiran putih dan hitam dalam isi produk mi kering tersebut.
Lebih jauh ia menyebut bahaya jika makanan tersebut masuk ke perut, menuding makanan itu akan mengakibatkan sejumlah penyakit seperti usus buntu dan kanker.
Hingga tulisan ini disusun, belum diketahui secara pasti kebenaran dari ulasan pria tersebut. Pun demikian butiran apa yang ada di dalam jajanan mi kering itu.
Baca Juga: Resep Limpiang Sagu, Makanan Legendaris khas Minangkabau yang Mulai Langka
Sontak, video ulasan makanan ringan dari pria ini lantas memacing reaksi dari warganet. Tak sedikit yang malah menyematkan kritikan di kolom komentar.
"Harga nikel sama itu snack aja ga sebanding hyung, jangan asal jeplak nakal nikel deh sebelum ada bukti kebenarannya," tulis akun @joy****
"Belum diteliti dilab udah dituding ada nikelnya aja sih," kata @ann****
"Kumpulin remahan 'nikel' nya itu, kalo udah banyak dijual," celetuk @kri****
"Ntar dia kalau makan kerupuk miskin yang dimasak di pasir terus msh ada pasirnya di kerupuknya, kayaknya dia videoin juga dah," timpal @dja****
Lihat video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU
-
Duel Berdarah di Belawan: Pekerja Kontainer Lawan Begal Bermartil Demi Ponsel Kerja
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Kecelakaan Mobil vs Truk di Taput Bikin Pengiriman 112 Kg Ganja dari Madina ke Medan Terungkap
-
DPM Salurkan Bantuan Tas Sekolah bagi 132 Siswa Berprestasi