SuaraSumut.id - Sejumlah orang tua murid menggelar unjuk rasa di depan SD di Medan, Rabu (23/12/2020).
Mereka protes dan mendesak kepala sekolah (kepsek) segera mengundurkan diri. Hal ini buntut dari merebaknya kabar kepala sekolah berinisial JS diduga penyuka sesama jenis.
Dinas Pendidikan Medan menyebut, belum bisa menjatuhkan sanksi kepada oknum kepala sekolah itu.
"Belum ada bukti terkait tuduhan-tuduhan tersebut," kata Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Disdik Medan, Sugerno, dilansir dari Digtara.com--jaringan Suara.com, Rabu (23/12/2020).
Ia mengatakan, tidak bisa sembarangan menuduh seseorang memiliki kelainan orientasi seksual.
"Kalau tidak terbukti, bisa berbalik ke kita," ujarnya.
Namun demikian, JS beberapa waktu lalu telah menyampaikan surat tertulis kepada Disdik Medan untuk mempertimbangkan posisinya.
"Tidak ada JS mengaku (homo seksual), beliau hanya meminta menyurati. Dengan segala persoalan yang ada, minta dipertimbangkan. Tapi bukan meminta mundur," pungkasnya.
Baca Juga: Musnahkan Barang Bukti, Polrestabes Medan Rebus 30 Kg Sabu
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Hyundai Creta Alpha Resmi Meluncur, Segini Harganya
-
Viral Pria Bersenjata Tajam di Labuhanbatu Selatan Sandera Wanita Renta, Pelaku Ditangkap
-
Daftar Desa dan Dusun di Aceh yang Hilang Akibat Bencana
-
59.365 Meter Jaringan Irigasi di Kabupaten Aceh Timur Rusak Akibat Bencana
-
Kurikulum Darurat KBM Diterapkan di Aceh Timur Pascabencana