SuaraSumut.id - Malam tahun baru biasanya kita berkumpul dengan keluarga. Ada berbagai pilihan hidangan yang bisa disantap tanpa melupakan asupan menyehatkan untuk tubuh Anda.
Salah satunya udang panggang. Satu porsi udang matang (dengan bobot 3,5 ons) mengandung sekitar 99 kalori, kurang dari satu gram lemak dan 24 gram protein, menjadikannya pilihan rendah kalori dan tinggi protein.
"Jangan panggang roti apapun. Cobalah udang panggang, ayam atau daging sapi dengan tusuk satai mini untuk makanan pembuka seukuran gigitan," kata pakar diet Breea Johnson seperti dikutip dari Livestrong.
Tambahkan sedikit rasa pada udang tanpa menumpuk banyak kalori yakni menambahkan sayuran panggang, kucai, bawang putih, dan sedikit minyak zaitun.
Jika Anda ingin menambah hidangan sayuran yang ditusuk seperti satai, kombinasi bergizi tomat, zucchini, brokoli, bawang, dan sayuran favorit lainnya.
Anda juga bisa menambahkan sepotong kecil keju mozzarella segar. Lalu, jika Anda ingin menambahkan daging, pilihlah yang tanpa lemak seperti ayam panggang.
Jangan lupa siapkan saus yang lezat seperti saus daun bawang lemon atau salah satu dari banyak saus berbahan dasar kecap. Pastikan untuk menggunakan kecap asin untuk mengurangi natrium.
Pilihan makanan lainnya, keripik kale. Sayuran ini dikemas dengan nutrisi seperti senyawa flavonoid seperti lutein, zeaxanthin, beta karoten dan antioksidan yakni vitamin A, C, B-6 dan K, dan mineral seperti zat besi, kalsium, kalium , besi dan fosfor.
Ganti keripik kentang dengan keripik kale panggang untuk pilihan yang sehat dan ringan. Cukup siapkan kale dan potong kecil-kecil. Aduk potongan dengan garam dan minyak zaitun dan panggang sampai renyah sekitar 20 menit.
Baca Juga: Pemkot Ngotot Buka Malioboro, DPRD DIY Minta Halaman Balkot Jadi Selter
Jika masih ingin menyantap kentang goreng, Anda bisa membuatnya lebih sehat.
Chef asal Amerika, Devin Alexander seperti dilansir dari Shape.com menyarankan Anda merebus kentang dulu selama 2-3 menit lalu keringkan. Tambahkan minyak zaitun dan pangganglah.
Hidangan ini hanya punya kurang dari sepertiga lemak dari makanan serupa yang disajikan di restoran cepat saji.
Untuk mendapatkan bonus serat, jangan buang kulitnya karena di sana terkandang setidaknya 50 persen serat. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Strombolian, Status Level III Masih Berlaku
-
Brigadir Iman Dijatuhi Demosi 5 Tahun, Eks Istri Tewas karena Luka Tembak
-
Erupsi Anak Krakatau Berdampak Terhadap Konektivitas dan Distribusi di Aceh
-
Polisi Tangkap Pelaku Penculikan di Aceh, Amankan Senpi dan 13 Butir Peluru
-
Penjaga Kebun Sawit di Langkat Tewas Dibunuh 2 Rekannya, Ini Pemicunya