SuaraSumut.id - Keluarga pilot Sriwijaya Air, Captain Afwan masih berharap kabar baik dari hilangnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di atas Pulau Lancang Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) sore.
"Kita juga berharap, bahwa ada kabar baik yang insyaAllah nanti datang," ungkap keponakan Captain Afwan, Muhammad Akbar saat menyampaikan keterangan pers di kediaman pamannya itu di Perumahan Bumi Cibinong Endah (BCE) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu malam.
Menurutnya, kini keluarga bersama pihak maskapai sama-sama masih mencari informasi akurat mengenai kondisi terkini para penumpang pesawat dengan rute Jakarta-Pontianak tersebut.
"Satu jam yang lalu direksi Sriwijaya Air sudah berkabar dengan kami, semua sama-sama masih mencari informasi yang lebih detil dan lebih valid. Yang pasti, pihak keluarga masih sangat berharap adanya kabar baik," ujar Akbar sebagaimana dilansir Antara.
Pantauan wartawan di kediaman Captain Afwan pada Sabtu malam, keluarga mulai berdatangan dengan berbusana muslim. Pihak keluarga bahkan mendirikan tenda tepat di depan rumah yang sengaja disediakan untuk tamu.
Meski begitu, tak nampak bendera kuning ataupun pelaksanaan doa bersama lantaran pihak keluarga belum menerima informasi pasti kondisi terkini Captain Afwan yang meninggalkan rumah pada Sabtu pagi itu.
Sebelumnya, Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 lepas landas (take off) dari Bandara Sukarno-Hatta (Soetta) pukul 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB, hilang kontak di atas Pulau Lancang Kepulauan Seribu.
Berita Terkait
-
KNKT: Pesawat Sriwijaya Air Jatuh Dibuat Tahun 1994, Berumur 26 Tahun
-
Purna Tugas dari TNI AU, Capt Afwan adalah Pilot Sriwijaya Air SJ 182
-
Catat! Ini Nomor Layanan Hotline Korban Pesawat Sriwijaya Jatuh
-
Capt Afwan, Pilot Sriwijaya Air SJ 182 adalah Purnawirawan TNI AU
-
Tangis Pecah Keluarga Korban Sriwijaya Air Jatuh di Bandara Pontianak
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas