SuaraSumut.id - Jagat media sosial dihebohkan dengan sebuah unggahan karangan bunga di sebuah hajatan pernikahan. Umumnya, karangan bunga berisi ucapan selamat maupun doa. Tapi yang ini isinya sadis.
"Selamat menikah kakaknya Mia Wida, selamat menikmati uang harap hasil nilep arisan. Kapan nih dibayar shay. Member arisan by Wida," demikian isi tulisan dalam karangan bunga itu.
Usut punya usut, kiriman karangan bunga sadis itu memang benar adanya dan terjadi di Sragen, Jawa Tengah. Terkini, peristiwa itu berbuntut saling lapor polisi. Di mana awal mulanya adalah karena masalah arisan, yang mana perempuan bernama Wida dituding telah melarikan uang member arisan senilai Rp 1 miliar.
Kasus saling lapor polisi mamber arisan di Sragen belakangan ini disorot publik. Hal itu karena, sebelumnya mamber arisan bernama Irene Junitasari (20), mengirimkan karangan bunga sadis kepada Mia Wadningsih.
Karangan bunga Irene lah yang langsung menjadi viral di media sosial. Dengan kalimat kasar, Irene menyindir Mia Wadnigsih di pesta pernikahan kakaknya yang digelar di Jetak, Pringanom, Masaran, Sragen, pada 23 Desember 2020 lalu.
Karangan bunga itu dikirim sebagai ungkapan kekesalan Irene dan teman-temannya kepada, Mia Widaningsih (19) adik dari sang pengantin wanita. Pasalnya, Mia dianggap membawa kabur uang arisan yang dikelolanya.
Pengiriman bunga itu akhirnya dilaporkan ke Polres Sragen. Mia menganggap Irene telah mencemarkan nama baik keluarganya.
Namun, Mia tidak mengakui Irene sebagai member arisan By Wida yang dikelolanya sejak Maret 2020 itu. Mia pun merasa heran mengapa Irene terus memojokkan dirinya melalui unggahan di media sosialnya.
“Dia bukan member arisan saya. Waktu saya minta data sebagai bukti kalau dia member arisan saya, tidak dikasih. Enam temannya mau memberi data kalau mereka member arisan. Saya juga tahu kalau enam orang ini member aku karena aku pernah chat dia dan lakukan transaksi pembayaran,” jelas Mia dilansir dari Solopos.com, Rabu (20/1/2021).
Baca Juga: Kasus Karangan Bunga Sadis, Irene Tak Diakui Sebagai Anggota Arisan By Wida
Tuduhan Penggelapan Uang
Mia mengakui dirinya telah dilaporkan Irene bersama enam member arisan yang dikelolanya itu ke Polres Sragen atas dugaan penggelapan uang arisan.
Terkait laporan itu, ia mengaku sudah berusaha mengembalikan uang senilai Rp65 juta kepada Irene dkk pada Jumat (8/1/2021). Akan tetapi, kata Mia, mereka bersikukuh tetap membawa kasus itu ke ranah hukum.
“Kami sekeluarga sudah beriktikad baik menyiapkan uang senilai Rp65 juta. Kami bertemu dengan pihak Irene yang didampingi pengacaranya pukul 17.00 [WIB]. Tapi, pihak Irene dan pengacaranya menolak uang itu dan meminta kasus itu dinaikkan [dilanjutkan],” ucap Mia.
Menanggapi hal itu, Irene membantah ia bukan anggota member dari arisan online yang dikelola Mia. Irene mengaku keanggotannya di grup WhatsApp (WA) arisan online telah dikeluarkan oleh Mia.
“Saya sudah dikeluarkan bersama dengan member-member lain. Sekarang grup member itu juga sudah dihilangkan sama dia. Bahkan nama instragram arisan online sudah dikeluarkan [dihilangkan]. Itu uang saya mutlak bersama saudara saya,” ujar Irene.
Berita Terkait
-
Kasus Karangan Bunga Sadis, Irene Tak Diakui Sebagai Anggota Arisan By Wida
-
Viral Karangan Bunga Berisi Pesan Menohok: Kamu Kemanakan Rp 300 Juta Kami?
-
Dikirimi Karangan Bunga Sadis, Mia Ternyata Nombok Rp 450 Juta
-
Memanas! Kasus Kiriman Karangan Bunga 'Nilep Arisan' Dilaporkan ke Polisi
-
Drama Karangan Bunga Sadis: Penipuan Arisan Online dan Pencemaran Nama Baik
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Imigrasi Sumut Dorong Pencegahan PMI Nonprosedural Lewat 171 Desa Binaan-53 Pimpasa
-
Prabowo Dorong Masyarakat Punya Rekening, BRI Siap Perkuat Inklusi Keuangan Nasional
-
Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010
-
Komplotan Rayap Besi Curi Kabel Kapal Kargo di Belawan
-
BRI Multiguna Pre-Approved: Solusi Dana untuk Berbagai Kebutuhan