SuaraSumut.id - Pipa gas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi bocor menyebabkan lima orang tewas di Madina.
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta pihak yang bersalah diproses secara hukum.
"Tim masih bekerja, masih kita selidiki, jadi jangan ada dugaan-dugaan. Jika terbukti bersalah bukan hanya menanggung biaya para korban, tapi bisa dipenjara kalau terbukti menyalahi aturan," kata Edy dilansir dari medanheadlines.com--jariangan suara.com, Rabu (27/1/2021).
Dikatakannya, pihak perusahaan harus bertanggungjawab terhadap para korban, Apa lagi sampai ada yang meninggal dunia.
"Perusahaan pastinya jangan sampai buang badan. Apalagi yang dikeluarkan itu H2SO4 (asam sulfat). Jika tersedot manusia secara berlebihan membuat sesak nafas. Karena ada karbon yang cukup tinggi," ujarnya.
Brimob Sumut Lakukan Pengecekan
Sementara itu, personel dari unit Kimia Biologi dan Radio Aktif (KBR) Detasemen Gegana Brimob Sumut untuk melakukan pengecekan di lokasi.
Mereka mengambil sample pembuangan kadar air dengan menggunakan alat sertech 1000.
"Perusahaan saat ini berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mencari tahu penyebab kebocoran gas," kata Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Buala Zega, kepada wartawan.
Baca Juga: Gubernur Edy Rahmayadi Harap Sumut Juara Umum PON 2024
Pihak perusahaan disebut telah mematikan seluruh operasi di lokasi. Hal itu dilakukan untuk memudahkan proses penyelidikan terkait penyebab kebocoran pipa gas.
Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan bantuan kepada keluarga korban.
"Kita berikan bantuan kepada Kepala Desa Sibanggor Julu, Awaludin dan pihak keluarga korban," jelasnya.
Peristiwa berawal saat salah satu pekerja membuka kran master palep untuk mengalirkan panas bumi (fluida). Saat pipa dibuka malah mengeluarkan gas beracun.
Warga yang mengetahui mendatangi pekerja agar menutup kran isolasi karena telah mengeluarkan gas beracun dari sumur.
Sebanyak 24 warga yang mencoba menutup sumur yang mengeluarkan gas beracun pingsan. Seorang personel polisi dirawat di rumah sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Oknum Penyidik Polrestabes Medan Dipatsus Gegara Diduga Lecehkan Tersangka Wanita
-
Perawatan Kulit Sebelum Pernikahan: Kapan Harus Mulai agar Glowing di Hari H?
-
Harga Pangan Hari Ini 26 April 2026: Ayam Rp 31.950 per Kg, Bawang Merah Segini
-
Mau Lari dengan Nyaman! 4 Sepatu Running Wanita yang Wajib Dicoba
-
Stok Beras di Bulog Meulaboh Capai 5 Ton