SuaraSumut.id - Satu dari tiga komplotan maling toko grosir di Lhokseumawe, Aceh ditembak polisi lalu lintas. Pasalnya, saat ditangkap pelaku berupaya kabur setelah sempat diberi tembakan peringatan tiga kali. Maling toko grosir yang mengemudikan mobil pikap terkena di bagian tangan.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengatakan, awalnya petugas Satlantas sedang mengatur lalu lintas Pos Cunda. Tiba-tiba satu unit sepeda motor mengejar mobil pikap yang pengendaranya sambik berteriak rampok.
Saat pengejaran, kata Eko, petugas melihat di mobil pikap terlihat besi mirip moncong senjata api. Tembakan peringatan diberikan untuk menghentikan mobil tersebut.
"Petugas memberikan tiga kali tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Petugas menembak ban mobil dan tangan pengemudi mobil pikap," kata Eko, dilansir dari Antara, Selasa (2/2/2021).
Petugas mengamankan pengemudi mobil pikap tersebut. Dari hasil pemeriksaan, si pengemudi diduga terlibat komplotan pencuri toko grosir. Petugas kemudian menangkap dua pelaku lainnya yang sempat kabur keluar daerah.
Tiga komplotan berinisial MS alias Boy (40), RM alias Dukun (48), dan AZ alias Kecap (33). MS alias Boy merupakan residivis atau eks narapidana narkoba dan RM alias Dukun merupakan residivis pencurian.
Eko mengatakan, pelaku menjalankan aksinya menyaru atau berpura-pura sebagai pembeli. Setelah barang grosir hendak mereka beli dinaikan ke mobil pikap, mereka langsung kabur tanpa membayarnya.
"Mereka telah beraksi di 12 toko grosir di wilayah hukum Polres Lhokseumawe," jelasnya.
Petugas menyita barang bukti dua mobil pikap, satu minibus, enam karung beras dengan berat masing-masing 15 kilogram, setengah zak gula pasir 20 kilogram, 12 buah tabung tiga kilogram, dan satu kotak mi instan.
Baca Juga: Mengenal Hari Hijab Nasional di Filipina
"Total kerugian dari 12 toko tersebut mencapai Rp 100 juta. Ketiga pelaku terancam hukuman empat tahun penjara," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Maling TV Rusak Lari Tunggang Langgang Dikejar-kejar Warga
-
Gegara Cemburu, Remaja di Lhokseumawe Tikam Teman Pacar
-
Rumah Dibobol Maling, Perhiasan Mewah Wanda Nara Seharga Rp 6,7 Miliar Raib
-
Viral Video Maling Motor di Bekasi, Polisi Turun Tangan
-
Gagal Bawa Yamaha NMAX, Maling Motor Ini Kabur Ala Film Naruto
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini