- Layanan PT Pegadaian resmi hadir secara mandiri di Kecamatan Mandrehe, Nias Barat, Sumatera Utara pada 19 Januari 2026.
- Kantor Unit Pegadaian Mandrehe yang baru melayani pembiayaan mikro, ultra mikro, dan jasa gadai emas bagi masyarakat setempat.
- Peresmian dilakukan oleh Camat Mandrehe didampingi Pimpinan Pegadaian Gunung Sitoli untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan UMKM wilayah itu.
SuaraSumut.id - Layanan PT Pegadaian hadir di Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara (Sumut).
Kini, masyarakat sudah dapat memanfaatkan jasa bisnis Pegadaian, seperti pembiayaan mikro dan ultra mikro serta gadai emas di Kantor Unit Mandrehe yang baru saja diresmikan PT Pegadaian Kanwil 1 Medan, 19 Januari 2026.
Kantor Unit Pegadaian Mandrehe diresmikan Camat Mandrehe, Junius Gulo didampingi Kepala PT Pegadaian Cabang Gunung Sitoli, Arif Budiman.
"Kami (Pemerintah Kecamatan) mengharapkan Pegadaian dapat melayani masyarakat Mandrehe yang membutuhkan modal usaha. Seperti yang kita ketahui keberadaan Pegadaian Mengatasi Masalah Tanpa Masalah," kata Junius Gulo.
Sementara itu, Pimpinan PT Pegadaian Cabang Gunung Sitoli, Arif Budiman mengungkapkan, sebelumnya layanan Pegadaian sudah ada di Kecamatan Mandrehe. Namun, masih melekat dengan Kantor Unit BRI Mandrehe.
"Kini, Pegadaian sudah dapat berdiri sendiri di Mandrehe. Karena tingginya animo masyarakat dan permintaan layanan gadai, maka kami hadir. Semoga dengan kehadiran Pegadaian di Mandrehe, bisa membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat terkhusus mengembangkan UMKM-nya," ucap Arif.
Ia menambahkan, wilayah operasional PT Pegadaian Cabang Gunung Sitoli meliputi 1 Pulau Nias dengan 4 Kabupaten dan 1 Kotamadya. "Di Kepulauan Nias, Pegadaian memiliki 1 kantor cabang, 5 kantor unit dan 2 titik colocation," bebernya.
Peresmian Kantor Unit Pegadaian Mandrehe yang berlokasi di Jl. Ir. Soekarno, Desa Fadoro dihadiri perangkat daerah Kecamatan Mandrehe, Kepala Unit BRI, Ervan dan Team BRI unit Mandrehe serta jajaran PT Pegadaian Cabang Gunung Sitoli.
Berita Terkait
-
Harga Emas di Pegadaian Masih Kesulitan Tembus Rp2,7 Jutaan, Saatnya Beli?
-
Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026
-
Penyebab Harga Emas Pegadaian Hari Ini Gagal Penuhi Ekspektasi Melesat
-
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?
-
Turun Lagi! Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Makin Ramah di Kantong
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027
-
Maling Bergaya Ninja Sikat HP-Tabung Gas Warga di Medan
-
Imigrasi Sumut Gandeng Bea Cukai dan Forkopimda, Komitmen Jaga Perairan Batu Bara
-
Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal: Arab, Latin dan Cara Mengamalkannya
-
Cara Mengatasi Rayap di Rumah agar Perabotan Kayu Tidak Cepat Rusak