SuaraSumut.id - Ribuan anak korban konflik Aceh membutuhkan beasiswa dari pemerintah untuk melanjutkan pendidikan. Jumlah itu merupakan data temuan Badan Reintegrasi Aceh di lapangan.
"Yang sudah kita input ada sekitar empat ribu untuk santri dan pendidikan S1 dan S2 sekitar 2.500 orang," kata Kepala Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Fakhrurrazi Yusuf, dilansir dari Antara, Selasa (2/2/2021).
Anak korban konflik terdiri dari anak mantan kombatan GAM, tahanan politik dan narapidana politik, serta warga sipil yang juga menjadi korban saat konflik Aceh silam.
BRA disebut tidak mempunyai anggaran untuk memberikan beasiswa kepada anak korban konflik itu.
Sehingga pihaknya berencana merekomendasikan calon penerima kepada lembaga terkait, semisal Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPDSM) Aceh.
Kepala BPSDM Aceh Syaridin menyatakan bahwa pihaknya segera membuat kerjasama dalam rangka merealisasikan program beasiswa anak korban konflik pada tahun anggaran 2021.
Beasiswa itu nantinya akan terbagi dua jenis, pertama untuk diploma bekerjasama dengan Politeknik Aceh, dan program sarjana.
"Kalau kita dapatkan ada anak korban konflik dengan kriteria yang memenuhi, maka dia sudah memenuhi persyaratan sebagai penerima beasiswa," pungkasnya.
Baca Juga: Viral Bocah Penjual Kopi Sumatera di Bandung, Kisahnya Bikin Terenyuh
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Kisah Pilu Ibu di Medan Viral: Jaga Anak Sakit di RS, Rumah Malah Dibobol Maling
-
2 Penadah Emas Batangan Curian Rp160 Juta di Siantar Ditangkap
-
7 Komplotan Begal di Medan Ditangkap: 25 Kali Beraksi, Bawa Sajam dan Pistol Mainan
-
Komplotan Pencuri Mobil Beraksi di 3 Provinsi Ditangkap, Diotaki Residivis Pecatan TNI
-
Pemburu Babi Pukuli Istri Pakai Martil di Simalungun hingga Tewas