SuaraSumut.id - Lima nelayan Aceh yang dipulangkan dari India positif Covid-19. Kelima nelayan tersebut akan menjalani karantina di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.
Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Almuniza Kamal, dilansir dari Antara, Rabu (3/2/2021).
"Mereka di sana akan diisolasi terlebih dahulu maksimal 14 hari sebelum dipulangkan ke Aceh. Tapi itu juga tergantung hasil tes swab dihari terakhir," kata Almuniza Kamal.
Kelimanya diketahui positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab kedua. Dengan demikian, hanya 23 orang yang dipulangkan ke Aceh terlebih dahulu.
"23 nelayan dipulangkan ke Aceh melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 146 sekitar pukul 12.00 WIB," ujarnya.
Sebelumnya, 28 nelayan asal Aceh ditangkap karena melewati perbatasan laut akhirnya dibebaskan. Mereka dipulangkan setelah 10 bulan ditahan.
Pengadilan Andaman memvonis bebas para nelayan pada 16 Januari 2021. Hal ini berkat advokasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) bersama Pemerintah Aceh dan PSDKP-KKP RI.
Berita Terkait
-
Sempat Positif, Hasil Tes PCR Terbaru Donna Agnesia Negatif Covid-19
-
dr Reisa Tegaskan Isolasi Mandiri Pasien Covid di Rumah Wajib Izin Dokter
-
Nelayan Aceh Timur Hilang di Perairan Selat Malaka
-
Positif Covid-19, Begini Kondisi Wali Kota Kupang
-
Dibebaskan Pengadilan India, 28 Nelayan Asal Aceh Terima Bantuan
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit