SuaraSumut.id - Sebanyak 122 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K).
Dilansir dari Antara, Selasa (9/2/2021), mereka bertugas diberbagai instansi, seperti guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian.
Sekretaris Daerah Langkat Indra Salahuddin mengatakan, mereka itu terdiri dari 64 tenaga guru, enam orang tenaga kesehatan dan 52 orang tenaga penyuluh pertanian.
"Pegawai P3K diminta untuk bersungguh-sungguh dalam berkerja. karena sebenarnya tidak ada perbedaan antara status ASN dan P3K. Hanya saja ASN ada pensiun sedangkan P3K tidak," katanya.
Kepala BKD Langkat Romarlan Harahap mengatakan pengangkatan P3K ini berdasarkan keputusan Bupati Langkat Nomor 813-10.A/K./2021 tanggal 28 Januari 2021, tentang pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja di lingkungan Pemkab Langkat Tahun Anggaran 2020.
"Pengangkatan Pegawai P3K ini merupakan tahap awal, mereka ini merupakan hasil seleksi penerimaan P3K pada Maret 2019 lalu, mereka di kontrak selama massa kerja dua tahun, mulai 1 Januari 2021 hingga 31 Desember 2022," pungkasnya.
Sementara Muhammad Syarifuddin, salah satu penerima SK P3K mengucapkan terima kasih kepada Bupati Langkat bersama jajarannya yang sudah memfasilitasi seleksi P3K hingga lulus dan menjadi pegawai P3K.
Dia dan rekan-rekannya sudah mengabdi selama belasan tahun di masing-masing tempat mereka bekerja sehari-hari.
Baca Juga: Ustaz Maaher Dimakamkan di Pondok Pesantren Darul Quran, Ini Alasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit