SuaraSumut.id - Raksasa perusahaan telekomunikasi Huawei dikabarkan berencana membuat kendaraan listrik dengan brand miliknya sendiri.
Perusahaan asal China tersebut diinformasikan akan meluncurkan beberapa model tahun ini. Hal itu dilakukan sebagai upaya eksplorasi perubahan strategis produsen peralatan telekomunikasi itu menyusul sanksi Amerika Serikat (AS).
Dikutip dari Reuters, pada Sabtu (27/2/2021), Huawei sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan otomotif China, Changan Automobile, dan produsen mobil lainnya untuk menggunakan pabrik mobil mereka untuk membuat kendaraan listrik (EV).
Perusahaan itu juga dilaporkan sedang berdiskusi dengan manufaktur kendaraan penumpang, BluePark New Energy Technology, dari BAIC Group, untuk memproduksi kendaraan listriknya.
Rencana tersebut menandai perubahan arah yang memiliki potensi besar bagi Huawei, setelah hampir dua tahun sanksi AS telah memotong akses Huawei ke rantai pasokan utama smartphone, memaksa perusahaan tersebut untuk menjual sebagian dari bisnis ponsel cerdasnya untuk membuat brand tetap hidup.
Sebelumnya, Huawei dimasukkan dalam daftar hitam perdagangan oleh administrasi Trump karena masalah keamanan nasional.
Hal itu termasuk menghalangi penjualan miliaran dolar teknologi dan chip AS kepada Huawei, yang telah membantah melakukan tudingan tersebut.
Juru bicara Huawei membantah rencana perusahaan untuk merancang kendaraan listrik atau memproduksi kendaraan bermerek Huawei.
"Huawei bukanlah produsen mobil. Namun melalui TIK (teknologi informasi dan komunikasi), kami bertujuan untuk menjadi penyedia komponen yang berorientasi pada mobil digital dan baru, memungkinkan OEM mobil (pabrikan peralatan asli) untuk membuat kendaraan yang lebih baik," ujar juru bicara Huawei dikutip dari Antara, Sabtu (27/2/2021).
Huawei telah mulai merancang kendaraan listrik secara internal dan mendekati pemasok di negaranya, dengan tujuan meluncurkan proyek tersebut secara resmi pada awal tahun ini, menurut tiga sumber.
Kepala grup bisnis konsumen Huawei, Richard Yu, yang memimpin perusahaan menjadi salah satu pembuat smartphone terbesar di dunia, akan mengalihkan fokusnya ke kendaraan listrik, kata salah satu sumber. Kendaraan listrik tersebut akan menargetkan segmen pasar massal, kata sumber lainnya.
Semua sumber menolak disebutkan karena diskusi masih bersifat pribadi.
Changan yang berbasis di Chongqing, yang membuat mobil dengan Ford Motor Co, menolak berkomentar. Sementara, BAIC BluePark tidak menanggapi permintaan komentar dari Reuters. (Antara)
Berita Terkait
-
Bukan Lagi Sekadar Operator, Indosat Bertransformasi Jadi Perusahaan AI Raup Pendapatan Double Digit
-
Cuma Seharga Ponsel, Pria India Ini Bikin Mobil Listrik Seukuran Motor Matic
-
Siasat Geely Hindari Tarif Uni Eropa dengan Membajak Jalur Produksi Pabrik Ford di Spanyol
-
Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall Akibat Masalah Suspensi Udara Begini Nasib Unit di Indonesia
-
Industri Otomotif Thailand Terancam Kolaps Akibat Serbuan Mobil Listrik China
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan
-
2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi