SuaraSumut.id - Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut) menggelar acara Doa Bersama Untuk Bangsa, Selasa (16/3/2021) sore.
Acara digelar secara internal di Kantor DPD Partai Demokrat Sumut Jalan Gatot Subroto Medan, dihadiri seluruh Ketua DPC Partai Demokrat se-Sumut.
"Kita memohon kepada Tuhan melalui (pemuka) lintas agama supaya Indonesia ini semakin damai, sejuk, dan maju, kita juga berdoa Covid-19 cepat berlalu. Kita juga berdoa terhadap ketua umum kita Pak AHY diberikan kesehatan kekuatan," kata Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herri Zulkarnain.
Selain doa bersama, seluruh Ketua DPC Partai Demokrat se-Sumut yang hadir juga menyatakan sumpah kesetiaan di hadapan notaris.
"Kami juga melakukan surat kesetiaan pernyataan kesetiaan dari para Ketua DPC seluruh Sumatera Utara dihadapan notaris bahwa mereka lah pemilik suara yang sah," kata Herri.
Pernyataan kesetiaan ini juga menghapus curiga adanya kader Demokrat Sumut yang membelot gabung ke KLB Sibolangit, usai menyerahkan berkas hasil KLB ke Kemenkumham RI.
"Tadi mereka di depan notaris di depan kawan-kawan DPC menyatakan menolak KLB Sibolangit, karena itu tidak sah, tidak sesuai dengan AD/ART clear. Jadi siapa yang disana, sudah pasti abal-abal, bukan pemilik suara," tegas Herri.
Ia menyatakan, pihaknya yakin 1000 persen hasil KLB Sibolangit tidak disahkan Kemenkumham.
"Kami sangat yakin, seyakin-yakinnya, kalau ada dibilang 1000 persen sangat yakin, karena mereka sudah melanggar dan tidak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat kongres kelima tahun 2020 itu menjadi acuan yang telah dicatat di Kemenkumham," kata Herri.
Baca Juga: Kiper Kelahiran Indonesia Emil Audero Perpanjang Kontrak di Sampdoria
"Kami sangat yakin tidak disahkan kalau Pak Jokowi seorang yang demokratis akan melihat kondisi ini, tidak akan mensahkan KLB Sibolangit yang kami anggap ilegal dan sangat ilegal," sambungnya.
Disinggung apabila Kemenkumham mensahkan KLB Sibolangit, Herri percaya pemerintah tetap mengacu hasil AD/ART Kongres V Tahun 2020.
"Tidak ada kata andai (disahkan), kami yakin tidak disahkan, dan Pak Jokowi orang yang sangat bijak dan sangat betul-betul mendengarkan Partai Demokrat yang sah sesuai dengan kongres (2020)," pungkasnya
Pantauan di lokasi, sejumlah kader Demokrat Sumut turut meneriakan yel-yel mengecam KLB Sibolangit, Deli Serdang.
Mereka juga meneriakkan dukungan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Kami Demokrat Kota Medan mendukung kepemimpinan AHY. Tolak KLB Sibolangit, AHY setia sampai mati," pekik kader serempak.
Tag
Berita Terkait
-
Datangi KPU, DPC Partai Demokrat Kota Tegal Serahkan AD/ART Terbaru
-
DPD Partai Demokrat Jateng Sambangi KPU, Serahkan Dokumen Legalitas Partai
-
Munarman FPI Klaim Siap Bela AHY soal Kisruh Partai Demokrat, Asal...
-
Puluhan Orang Serbu Kantor Partai Demokrat di Proklamasi, Cari-cari AHY
-
Kantor DPP Partai Demokrat Diserbu Malam Ini, Arus Lalu Lintas Dialihkan
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Jokowi Bakal Nonton Piala AFF U-19 di Stadion Utama Sumut, Pengamanan Berlapis Disiapkan
-
1.992 Rumah Terdampak Banjir di Medan
-
20 Rumah Rusak Berat Akibat Cuaca Ekstrem
-
Rumah Ditinggal Pemilik di Simalungun Dibobol Maling, Ratusan Guci hingga Televisi Ludes
-
Listrik Medan Padam Berulang Pasca Blackout, LAPK Tuntut Kompensasi dan Transparansi