Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Kamis, 08 April 2021 | 14:11 WIB
Sekelompok massa FUI membubarkan acara Jaran Kepang di Kota Medan [Foto: Hops.id]

"Ada acara undangan FUI di Labuhan Deli, jadi pulanglah setengah lima dari sana, saya lihat ada kerumunan saya bilang kan gak boleh, kan mengundang Covid-19," imbuhnya.

"Saya bilang bubar, lalu ada penyelenggara maki-maki saya, nunjuk saya, tanpa kita sadari, tanpa sengaja terludah saya," sambung Saiin.

Ia membantah warga ada yang menjadi korban. Sebaliknya ia mengatakan ada seorang anggota FUI yang jadi korban pemukulan.

"Sudah membuat laporan juga ke Polsek Sunggal," pungkasnya.

Baca Juga: Gubernur NTT Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak mengaku, pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus ini. Ada 15 orang diperiksa atas kejadian keributan ini.

"Kita masih melakukan gelar (perkara)," tukasnya.

Cekcok ormas dengan warga ini menjadi pembicaraan hangat di sana. Warga menuturkan ketidakcocokan hubungan mereka dengan Kepling setempat.

"Sudah setahun pandemi, warga butuh hiburan juga," celetuk salah seorang warga.

Di lokasi juga terlihat personel Polsek Sunggal menjemput warga setempat untuk dibawa dan dimintai menjadi saksi kasus ini.

Baca Juga: Henny Mona dan Sandy Tumiwa Bakal Dilaporkan Kasus Perzinaan

Kontributor : M. Aribowo

Load More