Dibubarkan Karena Covid-19
Sementara, Kepala Lingkungan IX Saiin mengatakan, pihaknya tidak ada masalah dengan kuda kepang, yang merupakan kesenian tradisional hiburan masyarakat.
Namun, karena masih pandemi Covid-19, Saiin mengambil tindakan untuk mengimbau agar kegiatan tersebut dibubarkan.
"Gak pernah saya larang, karena ini hiburan masyarakat, saya orang Jawa juga, tapi karena Covid-19 gak dibolehkan," katanya.
Ia membantah membawa ormas FUI untuk membubarkan. Sesaat sebelum kejadian, Saiin yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi FUI DPD Medan mengaku mendatangi acara di Labuhan Deli.
"Ada acara undangan FUI di Labuhan Deli, jadi pulanglah setengah lima dari sana, saya lihat ada kerumunan saya bilang kan gak boleh, kan mengundang Covid-19," imbuhnya.
"Saya bilang bubar, lalu ada penyelenggara maki-maki saya, nunjuk saya, tanpa kita sadari, tanpa sengaja terludah saya," sambung Saiin.
Ia membantah warga ada yang menjadi korban. Sebaliknya ia mengatakan ada seorang anggota FUI yang jadi korban pemukulan.
"Sudah membuat laporan juga ke Polsek Sunggal," pungkasnya.
Baca Juga: Gubernur NTT Tetapkan Tanggap Darurat Bencana
Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak mengaku, pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus ini. Ada 15 orang diperiksa atas kejadian keributan ini.
"Kita masih melakukan gelar (perkara)," tukasnya.
Cekcok ormas dengan warga ini menjadi pembicaraan hangat di sana. Warga menuturkan ketidakcocokan hubungan mereka dengan Kepling setempat.
"Sudah setahun pandemi, warga butuh hiburan juga," celetuk salah seorang warga.
Di lokasi juga terlihat personel Polsek Sunggal menjemput warga setempat untuk dibawa dan dimintai menjadi saksi kasus ini.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video FUI Bubarkan 'Jaran Kepang' Alasannya Musyrik, Wanita Diludahi
-
Viral Seni Kuda Kepang di Medan Dibubarkan Ormas Islam, Dituding Musyrik
-
Soal Ormas Bubarkan Jaran Kepang, Gus Sahal: Kalau Dibiarkan, Jangan Kaget
-
Viral Ormas Bubarkan Pertunjukan dan Ludahi Wanita, Ferdinand: Tak Beretika
-
Video Viral Aksi Ormas Bubarkan Pertunjukan Seni di Medan, Wanita Diludahi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia
-
Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
-
PSMS Medan Siapkan 31 Pemain Hadapi Persija Besok
-
Nyamuk Ternyata Punya Warna Favorit, Ini 5 Warna yang Cenderung Dihindarinya
-
Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita