Suhardiman
Jum'at, 13 Maret 2026 | 19:34 WIB
Bandara Kualanamu Siap Layani Angkutan Lebaran 2026. [Ist]
Baca 10 detik
  • Bandara Kualanamu membentuk Posko Angkutan Lebaran 1447 H/2026 selama 18 hari untuk mengamankan operasional dari 13 hingga 30 Maret 2026.
  • Proyeksi trafik menunjukkan 443.036 penumpang dan 3.009 pergerakan pesawat, termasuk 151 penerbangan tambahan signifikan.
  • Kesiapan operasional didukung personel Avsec, ARFF, dan ground handling, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.

SuaraSumut.id - PT Angkasa Pura Aviasi memastikan kesiapan operasional Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, dalam menghadapi periode Angkutan Udara Lebaran 1447 H/2026.

Kesiapan tersebut dilakukan melalui pembentukan Posko Angkutan Lebaran yang akan berlangsung selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026 (H-8 sampai dengan H+8) guna memastikan operasional bandara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Selama periode tersebut, trafik penumpang diproyeksikan mengalami peningkatan signifikan. Pada rentang 13 hingga 30 Maret 2026, jumlah penumpang yang datang dan berangkat diperkirakan mencapai 443.036 orang, dengan total 3.009 pergerakan pesawat.

Untuk mengantisipasi peningkatan trafik tersebut, Bandara Kualanamu juga mencatat adanya 151 penerbangan tambahan (extra flight) dari sejumlah maskapai, yang didominasi oleh rute menuju dan dari Jakarta serta Palembang.

Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, mengatakan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan kelancaran operasional bandara selama periode Angkutan Lebaran.

“PT Angkasa Pura Aviasi bersama seluruh stakeholder di Bandar Udara Internasional Kualanamu telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh guna memastikan operasional Angkutan Lebaran 1447 H/2026 berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara. Melalui Posko Terpadu Angkutan Lebaran, kami mengintegrasikan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari maskapai, AirNav Indonesia, Otoritas Bandar Udara, TNI/Polri, hingga instansi terkait lainnya, sehingga setiap potensi gangguan operasional dapat diantisipasi secara cepat dan efektif,” kata Dedy, Jumat, 13 Maret 2026.

Dari sisi operasional, Bandara Kualanamu didukung oleh kesiapan personel dan fasilitas bandara yang memadai. Sebanyak 439 personel Aviation Security (Avsec), 61 personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), serta 1.237 personel ground handling disiagakan untuk mendukung kelancaran operasional selama periode Angkutan Lebaran.

Untuk mendukung konektivitas penumpang menuju dan dari bandara, moda transportasi darat juga telah disiapkan, antara lain 60 unit bus, 70 unit taksi, 175 taksi online, serta layanan kereta api bandara dengan 24 perjalanan per hari.

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa selama bulan Ramadan dan periode mudik Lebaran, Bandara Kualanamu juga menghadirkan sejumlah program pelayanan tambahan, seperti pembagian takjil bagi penumpang, dekorasi tematik Ramadan di area terminal, serta berbagai aktivitas pelayanan lainnya yang memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Pihaknya terus memperkuat aspek keselamatan dan keamanan melalui pelaksanaan Ramp Safety Campaign dan Terminal Safety Campaign, serta memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur bandara beroperasi secara optimal selama periode Angkutan Lebaran.

Melalui berbagai kesiapan tersebut, pihaknya berkomitmen untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran serta memastikan pelayanan penerbangan di Bandar Udara Internasional Kualanamu tetap berjalan dengan standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan yang tinggi.

Load More