SuaraSumut.id - Polda Sumut akan memberikan sanksi tegas kepada petugas pos penyekatan yang terbukti meloloskan pemudik.
Hal tersebut dikatakan Wakapolda Sumu Brigjen Dadang Hartanto, kepada wartawan, Sabtu (8/5/2021).
"Apabila ditemukan petugas yang terbukti sengaja meloloskan pemudik atau pungli maka diberikan sanksi tegas," kata Dadang.
Ia mengimbau agar petugas meningkatakan pengawasan dengan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan yang melintas.
"Jika ditemukan kendaraan yang nekat melakukan perjalanan mudik, petugas harus meminta putar balik," ujarnya.
Kendaraan yang dibolehkan melakukan perjalanan sesuai aturan pemerintah, seperti kendaraan perjalanan dinas TNI/Polri, perjalanan kedukaan, ibu hamil dan kendaraan kepentingan darurat kesehatan.
"Tetap bersikap humanis dalam menyampaikan imbauan untuk tidak mudik. Tugas ini bukan hanya Polri tetapi semua stakeholder terkait dalam setiap pos pengamanan," jelasnya.
Pada hari kedua Operasi Ketupat Toba 2021 Polda Sumut, tercatat 349 kendaraan diminta putar balik, yaitu dari 94 kendaraan roda dua dan 268 kendaraan roda empat.
Baca Juga: Leipzig Kalah 2-3 dari Dortmund, Bayern Munich Juara Bundesliga Jerman
Berita Terkait
-
Polisi Putar Balik Kendaraan di "Jalan Tikus" Karawang, Pemudik Batal Terus
-
Hujan, Penyekatan Kedung Waringin Jadi Longgar, Pemudik: Hore Lanjut Mudik
-
Mudik Lokal: Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Pemerintah
-
Mobil Istirahat Karena Larangan Mudik? Ini Cara Merawat Agar Tetap Prima
-
Selama Larangan Mudik, Polri Tindak 159 Travel Gelap
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
AceKid, Sufor Pertama di Indonesia yang Terbuat dari Susu Segar
-
Dipanggil KPK Terkait Dugaan Pemerasan, Kajari Medan: Dipanggil Tuhan Pun Siap
-
Transaksi Pakai Bitcoin, Jaringan Vape Narkoba 'Labubu' Asal Singapura Digulung di Medan