SuaraSumut.id - Masjid Agung Medan bakal tetap menggelar salat Idulfitri 1442 Hijriah. Pelaksanaannya akan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Salat Idulfitri akan digelar pada pukul 07.15 WIB. Khatib pada salat Id nanti adalah Professor Dr.H.Muhammad Hatta dan Alhafiz Irham Taufik sebagai imam.
Sekretaris BKM Masjid Agung Medan yang juga Sekretaris Eksekutif H Abdullah Matondang mengatakan, jemaah wajib menggunakan masker dan membawa sajadah masing-masing.
"Kita pasang imbauan itu pada spanduk di pintu masuk masjid. Jadi masyarakat khususnya semua jamaah yang hendak salat bisa membacanya dan menerapkan saat melaksanakan ibadah," katanya, kepada wartawan, Selasa (11/5/2021).
Selain itu, jemaah juga diwajibkan untuk mencuci tangan baik sebelum dan sesudah melaksanakan ibadah salat Idulfitri.
"Pihak pengurus masjid menyediakan sejumlah fasilitas cuci tangan di beberapa titik. Ada 3 tempat ditambah di tempat wudhu wanita dan laki-laki," ujarnya.
Salat Idulfitri akan berlangsung di gedung lama Masjid Agung Medan. Pasalnya, masjid baru belum lengkap fasilitas dikhawatirkan menyulitkan jamaah.
Selain itu, gedung baru Masjid Agung tersebut kini pembangunan nya sudah diantara 85 hingga 90 persen tinggal finishing katanya.
"Dalam waktu dekat pemasangan eskalator dan melengkapi fasilitas kamar mandi dan lainnya," ujarnya.
Baca Juga: Ingin Tahu Perkembangan Terbaru Hilal Penentuan Idulfitri? Begini Caranya
Pihaknya mengimbau khususnya bagi jemaah mengikuti prokes yang ditetapkan pemerintah serta tidak ada bersentuhan untuk menjaga terhindar dari sebaran Covid-19.
Berita Terkait
-
Salat Idul Fitri Berjemaah di Banyuwangi Mengacu Zonasi PPKM Mikro
-
Resmi! Pemkot Padang Larang Salat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan Terbuka
-
Bupati Jember: Salat Idul Fitri 15 Persen dari Kapasitas Masjid
-
Kategori Zona Aman COVID-19, Kota Malang Boleh Gelar Salat Idul Fitri
-
Terbitkan Aturan Salat Idul Fitri, Anies: Jangan di Masjid yang Jauh
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas