SuaraSumut.id - Satu unit kapal penangkap ikan milik nelayan berasal dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, dikabarkan hilang kontak di perairan antara Pulau Sabang dan Kepulauan Andaman dan Nikobar, India, pada Selasa (11/5/2021).
Wakil Sekretaris Jenderal Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek mengatakan, kapal tersebut membawa tiga orang nelayan. Tiga hari yang lalu kapal nelayan itu terkonfirmasi sedang menuju ke Meulaboh.
"Tiga hari lalu kapal terkonfirmasi sedang menuju ke Meulaboh. Sat tiba di perairan antara Sabang dan Kepulauan Nikobar, kapal hilang kontak," kata Miftach Cut Adek, Rabu (12/5/2021).
Sebelumnya kapal yang dinahkodai oleh Hasan Basri (35) berlayar dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat pada 27 April 2021.
Namun saat menuju ke perairan Meulaboh, kapal hilang kontak dengan posisi terakhir berada di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) dengan laporan kondisi mesin rusak.
"Terakhir saat termonitor di radio, mereka berada di ZEE berdekatan dengan Pulau Nikobar dan Andaman, dengan keadaan mesin rusak," ungkapnya.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kantor SAR Kelas A Banda Aceh dan Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo untuk melakukan proses pencarian.
"Kita sudah koordinasikan agar segera dilakukan pencarian," pungkasnya.
Kontributor : Muhlis
Baca Juga: Konsumsi Makanan Bersantan Bikin Jerawat, Mitos atau Fakta?
Berita Terkait
-
Kedapatan Mencuri Ikan, 8 Nelayan Karimun Ditangkap Otoritas Malaysia
-
Ketahuan Mencuri Ikan, Delapan Nelayan Karimun Ditangkap Tentara Malaysia
-
Lima Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Batas Indonesia-Australia
-
Kedapatan Mudik dengan Kapal Nelayan dari Teluk Jakarta, Pemudik Mewek
-
PLP Tanjung Priok Cegah Nelayan Mudik dengan Kapal Kayu
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini