SuaraSumut.id - Fashion merupakan salah satu produk yang banyak dicari di pasar online. Hal itu membuat para penjual berlomba-lomba memasarkan produknya melalui dunia maya.
Pemasaran secara online dinilai lebih mudah menjangkau berbagai lapisan masyarakat dibandingkan dengan mendirikan toko di suatu tempat. Faiz Aqsa Indrawan, selaku pemilik usaha clothing line mengaku, membangun usaha brand local asal Medan sejak 2020 melalui akun Instagram.
Ia mengaku, membangun usaha secara online jauh lebih mudah karena sangat membantu untuk branding produk-produk yang ia miliki. Dibandingkan penjualan secara offline yang membutuhkan modal yang lebih besar tentunya. Hingga saat ini akun Instagram clothing line milik Faiz telah menyentuh angka 1 ribu followers. Tidak hanya media online Instagram.
Pria asal Medan ini memperkenalkan dan memasarkan produk bisnisnya melalui marketplace. Baginya Instagram menjadi tempatnya untuk mempromosikan brand produk miliknya yang diisi dengan konten-konten menarik.
"Dibantu adanya marketplace untuk berjualan dan sewaktu-waktu mudah mengatur harga jika katalog-katalog itu akan di diskonkan. Terlebih saat ini banyak orang yang lebih suka untuk berbelanja online karena pada beberapa marketplace kita akan mendapatkan bonus cashback dan gratis ongkir," kata pria kelahiran tahun 2000 ini, dilansir dari medanheadlines.com--jaringan suara.com, Sabtu (29/5/2021).
Penjualan secara online pastinya sangat membawa keuntungan untuk penjual maupun konsumen. Ia mengaku, dengan menjalankan bisnis secara online modal yang dikeluarkan tidak besar dan Ia bisa bekerja setiap saat.
Faiz juga merasakan masih banyak calon pembeli masih ragu membeli baju secara online, karena beberapa orang lebih memilih melihat produk secara langsung. Terlebih apabila produk yang akan dibeli dari brand yang masih baru.
Brand Local yang Faiz miliki telah dikelola olehnya lebih dari setahun secara seorang diri. Di usianya yang masih terbilang cukup muda, tentunya hal ini merupakan sesuatu yang baru bagi dirinya.
Ia sering mengalami kesulitan dalam berjualan secara online. Salah satu kesulitan yang dialami adalah banyaknya customer yang tidak memperhatikan size chart yang disediakan jika ingin membeli kaus.
Baca Juga: Cak Nun Sebut Banyak Bendera Parpol, Sampai Bendera Indonesia Hilang
Karena jika kaos sudah sampai ke customer dan tidak sesuai dengan ukuran yang diinginkan, mereka meminta untuk tukar kembali ke pihak penjual dengan ukuran yang sesuai.
Hal tersebut sebenarnya akan merugikan waktu untuk costumer itu sendiri. Dalam kegiatan berbisnis tentunya terjadi proses interaksi dengan calon konsumen.
Namun, kata Faiz, proses interaksi jual beli dengan calon konsumen pun pastinya tidak selalu mulus. Dirinya mengaku costumer sering menanyakan hal yang berulang akibat tidak membaca keterangan produk dengan baik.
"Biasanya mereka suka nanya ukuran produk, jenis produk unisex atau enggak, terus suka nanya lagi apakah bakal dapat bonus sticker dan keychain. Karena memang produk miliknya sering memberikan bonus-bonus gratis seperti misalnya sekarang tuh korek api. Biasanya bonus-bonus kecil seperti ini sangat menarik perhatian costumer," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
Terkini
-
Kunjungi SRMP Medan, Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ubah Masa Depan Anak
-
Lengkap Doa Awal Tahun Baru 1 Muharram 1448 H, Arab, Latin, dan Artinya
-
Tragedi Kecelakaan Maut di Pidie Aceh, 4 Orang Meninggal Dunia
-
PSMS Medan Tunjuk Sosok Berlisensi UEFA Pro sebagai Direktur Teknik
-
PSMS Medan Mulai Bergerak, Umumkan 4 Pemain untuk Liga 2 Musim 2026/2027