Suhardiman
Senin, 15 Juni 2026 | 15:26 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Medan di Jalan Pancing, Kota Medan, Senin 15 Juni 2026. [Suara.com/ M Aribowo]
Baca 10 detik
  • Mensos Gus Ipul meninjau perkembangan siswa SRMP Medan pada 15 Juni 2026 yang menunjukkan peningkatan disiplin dan semangat belajar.
  • Pembangunan gedung sekolah permanen di Kota Medan telah mencapai 90 persen dan siap digunakan pada tahun ajaran 2026/2027.
  • Pemerintah menargetkan perluasan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat untuk mengatasi tingginya angka siswa putus sekolah secara nasional.

SuaraSumut.id - Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf mengaku gembira melihat perkembangan para siswa Sekolah Rakyat setelah menjalani proses pembelajaran selama 11 bulan.

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Gus Ipul ini saat mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Medan di Jalan Pancing, Kota Medan, Senin 15 Juni 2026.

Menurut Gus Ipul, program Sekolah Rakyat yang dirintis pemerintah mulai menunjukkan hasil positif. Perubahan perilaku dan karakter siswa terlihat jelas, baik dari sisi kedisiplinan maupun semangat belajar mereka.

"Saya gembira selama 11 bulan pembelajaran di Sekolah Rakyat rintisan ini berjalan dengan baik dan dikawal langsung oleh Pak Wali Kota," kata Gus Ipul.

"Secara umum anak-anak kita sudah mulai terlihat sebagaimana di tempat lain, lebih disiplin, lebih fokus dalam belajar dan perubahan itu juga sudah bisa dilihat oleh para orang tua masing-masing," sambung Gus Ipul.

Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran para guru yang mengajar dengan penuh kesabaran dan empati.

Menurutnya, siswa yang mengikuti program Sekolah Rakyat memiliki latar belakang dan kemampuan yang beragam sehingga membutuhkan pendekatan khusus dalam proses pembelajaran.

"Guru-gurunya bekerja dengan baik dan penuh empati. Anak-anak ini tidak semuanya memiliki kemampuan akademik yang sama. Mereka memerlukan ketenangan, kesabaran dan empati dari para guru," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga meninjau progres pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen di Kota Medan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia mengungkapkan bahwa pembangunan fasilitas tersebut telah mencapai hampir 90 persen dan ditargetkan dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran 2026/2027.

"Alhamdulillah untuk Kota Medan pembangunannya sudah hampir 90 persen. Mudah-mudahan pada Juli nanti sudah bisa digunakan untuk proses pembelajaran tahun ajaran 2026-2027," ujarnya.

Secara nasional, Gus Ipul menyebut pembangunan Sekolah Rakyat terus berjalan di berbagai daerah. Dari total 104 titik yang ditargetkan tahun ini, sebanyak 93 titik saat ini telah memasuki tahap pembangunan.

Sebagian besar proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir Juni hingga Juli 2026, sementara sisanya diperkirakan selesai pada Agustus hingga September mendatang.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga terus memperluas akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat. Untuk tahun ini, SRMP Medan mendapatkan alokasi sekitar 270 siswa yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA.

Gus Ipul menambahkan, jumlah siswa Sekolah Rakyat secara nasional kini telah mencapai lebih dari 15.000 orang. Pada tahun ini pemerintah menargetkan penambahan lebih dari 30.000 siswa baru sehingga total peserta didik akan melampaui 45.000 orang.

Load More