SuaraSumut.id - Sejumlah nasabah Bank Syariah Indonesia atau BSI mengeluhkan layanan bank tersebut. Mereka di antaranya mengeluh sulit transaksi dengan mitra dari luar Aceh yang umumnya menggunakan rekening bank konvensional.
Menanggapi hal ini, Ombudsman RI Perwakilan Aceh meminta Bank BSI segera mengatasi masalah pelayanan nasabah, agar tidak ada yang merasa dirugikan setelah mergernya sejumlah perbankan syariah di Indonesia.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh Taqwaddin Husin di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan banyak laporan nasabah terkait pelayanan BSI, baik dilaporkan langsung maupun disampaikan secara daring.
"Kami telah menginventarisir ada 17 masalah pelayanan BSI. Masalah paling banyak terkait penarikan tunai dan transfer di ATM. Kemudian, jaringan lambat, hingga ATM kosong," kata Taqwaddin Husin dilansir Antara, Sabtu (5/6/2021).
Taqwaddin Husin mengatakan masalah layanan tersebut sudah disampaikan dalam rapat koordinasi dengan BSI yang ikut dihadiri Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perwakilan pelaku usaha, dan akademisi.
Menurut Taqwaddin Husin, permasalahan tersebut setelah peralihan dari bank konvensional ke syariah. Peralihan ini memenuhi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS).
"Kami menyarankan BSI segera menyelesaikan persoalan nasabah, supaya tidak terjadi lagi kegaduhan pelayanan seperti yang terjadi saat bulan puasa lalu," kata Taqwaddin Husin.
Samsuar, pelaku usaha di Aceh, mengatakan banyak kendala dialami dalam pelayanan bank syariah tersebut. Di antaranya sulit transaksi dengan mitra dari luar Aceh yang umumnya menggunakan rekening bank konvensional.
"Kami merasa sulit dan dirugikan. Transaksi banyak gagal, potongan biaya transaksi, dan lainnya. Kami juga melihat BSI belum mampu menyediakan modal bagi UMKM," kata Samsuar.
Baca Juga: 48 Gempa Bumi Guncang Sumatera Utara dan Aceh
Regional Bisnis Control BSI Wilayah Aceh Ahyar Subhan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah di Aceh selama ini.
"Kami mohon maaf atas apa yang terjadi selama ini, banyak permasalahan yang harus kami selesaikan. Ini semua terjadi kelambanan sistem pada saat konversi dari bank konvensional ke syariah, selanjutnya dari syariah peralihan lagi ke BSI," kata Ahyar Subhan.
Ahyar Subhan mengatakan migrasi rekening syariah ke BSI secara keseluruhan akan dilakukan mulai 7 Juni mendatang. Dengan migrasi tersebut, diharapkan pelayanan BSI akan semakin baik.
"Terkait keluhan gagal transfer, juga akan kami diselesaikan, semua akan masuk ke rekening tujuan jika tidak terjadi kesalahan. Semua masalah sedang diselesaikan," kata Ahyar Subhan.
Kepala OJK Perwakilan Aceh Yusri mengatakan bahwa permasalahan yang terjadi tidak tersebut terlepas karena berlakunya qanun lembaga keuangan syariah di Aceh.
"Terkesan seperti dipaksakan dari konvensional ke syariah, itu belum selesai, terus harus ke BSI. Oleh karena itu, masalah-masalah tersebut harus segera diselesaikan, sehingga nasabah tidak dirugikan," kata Yusri. [Antara]
Berita Terkait
-
Mengapa Bank Mandiri Mau Jadi Bohir Gadai Saham Haji Isam Senilai Rp73 T?
-
BNI Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Padang
-
Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto
-
Pramono Tegaskan Pemprov DKI Tetap Pegang Kendali Bank Jakarta dan Pam Jaya Meski IPO
-
Gelontorkan Rp5 Triliun Demi 3.782 Armada Listrik, Transjakarta Hadapi Proyek Terberat
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Polisi Diduga Tembak-Aniaya Terduga Pencuri Berondolan Sawit Diperiksa Propam
-
Rayakan Bulan Inklusi Keuangan, BRI Dorong Literasi Digital dan Ekonomi Desa Lewat BRILink Agen
-
Viral Video Rayap Besi Curi Kursi Gereja di Medan
-
Penumpang KA Putri Deli Tembus 970.762 hingga September 2026
-
Ini Bahaya Telur Mentah untuk Bayi, Nenek Wajib Tahu!